Find and Follow Us

Kamis, 23 Januari 2020 | 15:15 WIB

Baku Tembak di Toko Khusus Yahudi, 6 Tewas

Rabu, 11 Desember 2019 | 08:10 WIB
Baku Tembak di Toko Khusus Yahudi, 6 Tewas
(Foto: BBC)
facebook twitter

INILAHCOM, New Jersey--Setidaknya satu polisi dan lima orang lainnya tewas dalam serangkaian baku tembak "dahsyat" di Kota Jersey, negara bagian New Jersey, Amerika Serikat, demikian laporan BBC, Rabu (11/12/2019).

Dua polisi lainnya juga terluka dalam insiden yang memuncak menjadi baku tembak setelah para pelaku penembakan membarikade diri mereka di sebuah toko khusus umat Yahudi.

Beberapa sekolah dan pertokoan di sana juga disterilkan.

Belum diketahui motif di balik penembakan tersebut. Pihak berwenang mengatakan mereka tidak yakin bahwa ini adalah serangan teror.

Polisi yang tewas bernama Joseph Seals, 39 tahun, yang telah bertugas selama 13 tahun di kepolisian.

Dalam pernyataannya kepada wartawan, Kepala Kepolisian Kota Jersey, Mike Kelly, mengatakan bahwa Seals merupakan "petugas kepolisian yang memimpin operasi penyingkiran senjata api dari jalanan".

Kelly mengatakan bahwa baku tembak itu pertama kali pecah di sebuah kompleks permakaman selepas pukul 12 siang waktu setempat (pukul 24.00 WIB).

Seals diyakini tewas saat mencoba menangkap dua terduga pelaku penembakan, yang kemudian melarikan diri dengan mengendarai sebuah truk dan berlindung di sebuah supermarket khusus umat Yahudi (kosher) di mana mereka terus menembaki polisi.

Kelly mengatakan bahwa kedua terduga pelaku dipersenjatai "senapan bertenaga tinggi" dan menembakkan "ratusan amunisi".

Puluhan aparat penegak hukum, termasuk tim SWAT dan agen federal, diterjunkan ke lokasi baku tembak yang telah menewaskan setidaknya lima orang di dalam toko, termasuk kedua terduga pelaku penembakan.

Kelly mengatakan mereka yakin tiga orang lainnya yang terbunuh merupakan perbuatan para terduga pelaku.

"Kami rasa ini adalah tembakan para pelaku," ujarnya.

Setidaknya satu orang yang selamat dari dalam toko tengah menerima perawatan, dan mobil van yang digunakan para pelaku sedang diselidiki tim khusus penjinak bom. [bbc/lat]

Komentar

x