Find and Follow Us

Selasa, 10 Desember 2019 | 09:37 WIB

Demonstran Masih Bertahan di Universitas Hong Kong

Rabu, 20 November 2019 | 10:24 WIB
Demonstran Masih Bertahan di Universitas Hong Kong
(bbc)
facebook twitter

INILAHCOM, Hong Kong--Sekitar 200 orang demonstran anti-pemerintah masih bertahan di dalam kampus Universitas Politeknik Hong Kong (PolyU), di tengah kepungan aparat kepolisian dan kebuntuan yang terus berlanjut hingga hari ketiga.

Mereka yang masih bertahan di dalam kampus PolyU dilaporkan kehabisan persediaan makanan dan minuman. Demikian laporan BBC, Rabu (20/11/2019).

Para pendemo telah berada di dalam kampus sejak pekan lalu. Mereka berupaya menghalangi polisi untuk masuk dengan menyalakan api dan melemparkan bom molotov.

Pengunjuk rasa dewasa yang meninggalkan kampus kemudian ditahan, adapun lainnya memilih bertahan lantaran takut.

Pada Senin (18/11), ratusan pendemo berusaha melarikan diri dari kampus, tetapi banyak dari mereka diserang aparat dengan gas air mata dan peluru karet.

Kekerasan di kampus PolyU merupakan salah satu gejolak terbesar yang pernah terjadi di Hong Kong sejak aksi protes meletus Juni lalu.

Pada Selasa (19/11), kantor hak asasi manusia PBB mendesak pemerintah Hong Kong agar menurunkan eskalasi di kampus PolyU yang situasinya digambarkan "jelas memburuk".

Para pemrotes yang didominasi kaum muda itu mengajukan lima tuntutan utama, termasuk penyelidikan atas tindakan kebrutalan polisi dan hak pilih universal.

Namun yang lebih mendasari aksi protes itu adalah semacam ketakutan bahwa identitas unik Hong Kong terancam oleh pemerintah China. [bbc/lat]

Komentar

Embed Widget
x