Find and Follow Us

Kamis, 14 November 2019 | 21:54 WIB

Sydney Terancam Kebakaran Hutan Dahsyat

Senin, 11 November 2019 | 09:10 WIB
Sydney Terancam Kebakaran Hutan Dahsyat
(Foto: BBC)
facebook twitter

INILAHCOM, Canberra--Australia telah mengeluarkan peringatan ancaman kebakaran hutan "dahsyat" ke kawasan sekitar Sydney, selagi api terus berkobar melintasi dua negara bagian, lapor BBC, Senin (11/11/2019).

Setidaknya tiga orang dinyatakan tewas, sementara ribuan lainnya mengevakuasi diri selama tiga hari masa darurat kebakaran hutan.

Negara Bagian New South Wales (NSW) dan Queensland masing-masing telah mendeklarasikan status darurat.

Lebih dari 120 titik kebakaran hutan menjalar di dua negara bagian tersebut.

Warga di lingkungan yang terancam diimbau untuk meninggalkan tempat tinggal mereka dan mencari perlindungan di pusat-pusat evakuasi.

Pemerintah Australia yang konservatif menolak mengaitkan fenomena perubahan iklim dengan kebakaran hutan yang terjadi--sebuah pernyataan yang mengundang banyak kritikan.

"Pikiran saya hanya tertuju bagi mereka yang wafat dan kehilangan keluarga mereka," ujar Perdana Menteri Australia, Scott Morrison, Minggu (10/11/2019) kemarin.

Pihak pemadam kebakaran NSW telah mengeluarkan peringatan level maksimal untuk pertama kalinya sejak sistem peringatan kebakaran baru diperkenalkan satu dekade lalu.

Peringatan bencana "dahsyat" ini diberlakukan di seantero kawasan metropolitan Sydney yang padat dan kawasan lain di utara kota tersebut.

Kebakaran sendiri melalap kawasan sepanjang 1.000 km dari Sydney ke Gold Coast dekat Brisbane.

Temperatur diprediksi akan mencapai 37 derajat Celsius pada hari Selasa (12/11/2019) esok. Kondisi akan menjadi lebih buruk ketimbang hari Jumat (8/11/2019) lalu, saat badai mulai menerjang Australia bagian timur.

"Dalam kondisi ini, titik-titik api akan menyebar dengan cepat dan mengancam tempat tinggal dan hidup warga," kata Pasukan Pemadam Kebakaran NSW dalam pernyataan mereka.

Puluhan sekolah dan fasilitas umum lainnya telah ditutup di seantero negara bagian. Pemadam kebakaran dari Selandia Baru telah diterbangkan ke Australia untuk membantu saat pasukan darurat yang sudah kewalahan bersiap menghadapi 'serangan' baru.

Perdana Menteri Morrison mengatakan bahwa pasukan militer juga dapat diterjunkan untuk membantu 1.300 pemadam kebakaran yang bekerja di kedua negara bagian.

Ratusan warga sipil juga secara sukarela ikut membantu pemadaman api di area-area terdampak. [bbc/lat]

Komentar

Embed Widget
x