Find and Follow Us

Kamis, 14 November 2019 | 20:36 WIB

Kakak al-Baghdadi Ditangkap Tentara Turki

Rabu, 6 November 2019 | 07:30 WIB
Kakak al-Baghdadi Ditangkap Tentara Turki
Rasmiya Awad - (Foto: BBC)
facebook twitter

INILAHCOM, Ankara--Saudara perempuan mantan pemimpin kelompok yang menamakan diri Negara Islam (ISIS) Abu Bakar al-Baghdadi ditangkap di Suriah bagian utara, kata sejumlah pejabat Turki, seperti dilaporkan BBC, Selasa (5/11/2019) malam.

Rasmiya Awad, 65 tahun, ditangkap dalam sebuah penggerebekan pada hari Senin (4/11/2019) di dekat kota Azaz, kata pejabat.

Baghdadi membunuh dirinya dalam operasi yang dilakukan pasukan khusus AS terhadap kompleksnya di Suriah barat laut bulan lalu.

Seorang pejabat Turki mengatakan kepada kantor berita Reuters penangkapan kakak perempuan Baghdadi dapat membantu menjelaskan "cara kerja di dalam" ISIS.

Direktur komunikasi Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Fahrettin Altun, mengatakan penangkapan tersebut merupakan "contoh berikutnya dari keberhasilan operasi kontraterorisme".

Tidak banyak yang diketahui terkait saudara Baghdadi dan BBC belum dapat memverifikasi secara independen jati diri perempuan yang ditangkap.

Baghdadi memiliki sejumlah saudara perempuan dan pria, meskipun tidak jelas apakah mereka masih hidup, kata surat kabar The New York Times.

Penangkapan dilaporkan dilalukan di Provinsi Aleppo yang sekarang dikuasai Turki.

Awad ditemukan di sebuah karavan, di mana dia tinggal dengan suami, menantu perempuan dan lima anak, kata seorang pejabat Turki kepada AP, sambil menambahkan dia diinterogasi karena diduga terlibat kelompok ekstrem.

Para pejabat mengatakan Awad dapat menjadi "tambang emas" intelijen.

Para pengamat mengatakan kota dimana Awad ditangkap dikenal sebagai jalur penyelundupan keluarga ISIS.

Tetapi belum jelas seberapa berguna intelijen yang dapat diberikan Awad, atau berapa lama dia hidup dengan Baghdadi.

Menurut Mina al-Lami, pengamat media jihadis BBC Monitoring, masih belum diketahui kegunaan intelijen dari saudara Baghdadi, mengingat dia tidak menerima informasi kelompok inti ISIS,

Tetapi dia kemungkinan dapat memberikan informasi tentang jalur penyelundupan dan tempat persembunyian sejumlah anggota ISIS dan keluarganya, karena dia dan keluarganya berada di daerah yang tidak bersahabat terhadap ISIS, Azaz, di Suriah bagian utara.

Kerabat Baghdadi lainnya -- ipar dan kurir pribadinya, Muhammad Ali Sajit-- mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa dirinya memberikan informasi kepada pihak berwenang terkait kemungkinan keberadaan Baghdadi di Idlib, di mana pimpinan ISIS tersebut akhirnya meninggal.

Informasi yang diberikannya juga kemungkinan digunakan untuk mengidentifikasi tokoh senior ISIS, terutama pepimpin baru ISIS, Abu Ibrahim al-Hashemi al-Qurashi.

Sampai sejauh ini, pendukung ISIS belum mengomentari penangkapan saudara perempuan Baghdadi. [bbc/lat]

Komentar

Embed Widget
x