Find and Follow Us

Selasa, 19 November 2019 | 09:46 WIB

Menunggu Kiamat 9 Tahun di Bawah Tanah

Kamis, 17 Oktober 2019 | 09:03 WIB
Menunggu Kiamat 9 Tahun di Bawah Tanah
Polisi menemukan sebuah ruangan tersembunyi di bawah tanah. - (Foto: voanews)
facebook twitter

INILAHCOM, Drenthe--Satu keluarga yang menghabiskan waktu selama sembilan tahun di bawah tanah "menunggu kiamat" ditemukan kepolisian Belanda setelah anak laki-laki tertuanya muncul di bar setempat, kata sejumlah laporan.

Seorang pria berumur 58 tahun dan enam orang anaknya yang berusia 16 -25 tahun tinggal di sebuah rumah di Provinsi Drenthe, Belanda bagian utara.

Mereka ditemukan setelah anak laki-lakinya memesan bir di sebuah bar di desa terdekat, Ruinerwold. Dia mengatakan kepada pelayan bar bahwa dirinya memerlukan pertolongan, demikian dilaporkan RTV.

Para saksi mengatakan pria tersebut terlihat kebingungan.

Keluarganya hidup mengasingkan diri menunggu kiamat, lapor RTV.

"Dia memesan lima gelas bir dan meminumnya. Saya kemudian bercakap-cakap dengannya dan dia mengungkapkan bahwa dirinya melarikan diri dan memerlukan pertolongan ... kami kemudian memanggil polisi," kata pemilik bar, Chris Westerbeek.

Dia menambahkan,"Rambutnya panjang, janggutnya kotor, mengenakan pakaian lusuh dan terlihat kebingungan. Dia mengatakan dirinya tidak pernah bersekolah dan tidak pernah ke tukang pangkas rambut selama sembilan tahun."

"Dia mengatakan memiliki saudara pria dan perempuan yang tinggal di lahan pertanian. Dia mengatakan dirinya adalah anak tertua dan ingin mengakhiri cara hidup mereka."

Para petugas mendatangi rumah pertanian yang terpencil dan memeriksanya.

Mereka menemukan sebuah tangga tersembunyi di balik lemari ruang duduk yang membawa mereka ke ruang bawah tanah tempat tinggal keluarga itu.

Ruinerwold adalah sebuah desa dengan penduduk kurang dari 3.000 orang. Lahan pertanian berada di luar desa dan dapat diakses dengan menggunakan jembatan di atas kanal.

Pertanian yang sebagian tertutup pepohonan itu juga memiliki lahan sayur dan seekor kambing.

Seorang tetangga mengatakan kepada media Belanda bahwa dirinya hanya pernah melihat seorang pria di sana dan tidak ada anak-anak. Terdapat hewan di lahan pertanian tersebut, seperti angsa dan anjing.

Tukang pos setempat mengatakan dirinya tidak pernah menyampaikan surat ke sana. "Sebenarnya agak aneh, setelah sekarang saya memikirkannya," katanya kepada situs berita Algemeen Dagblad.

Penduduk di daerah tersebut mencuit berita itu dan seorang wartawan mengaku diminta untuk tidak mendekat.

Polisi di Drenthe memastikan bahwa seorang pria berumur 58 tahun telah ditangkap dan sedang diperiksa setelah menolak bekerja sama.

"Kemarin seseorang melaporkan kepada kami (bahwa mereka) mengkhawatirkan keadaan kehidupan orang-orang di sebuah rumah di Buitenhuizerweg di #Ruinerwold," demikian isi cuitan mereka. "Kami pergi ke sana."

"Sejumlah pertanyaan masih belum terjawab," kata mereka, sambil menambahkan berbagai cerita mungkin saja terjadi dan penyelidikan sedang dilakukan.

Rumah pertanian dan lahan di sekitarnya sekarang ditutup.

Belum jelas apa yang terjadi dengan ibu anak-anak itu.

Sejumlah laporan mengisyaratkan ayah mereka mengalami serangan darah tinggi dan tidak bisa bangkit dari tempat tidur. [bbc/lat]

Komentar

Embed Widget
x