Find and Follow Us

Selasa, 19 November 2019 | 09:31 WIB

Pasukan Suriah Berhadapan dengan Tentara Turki

Selasa, 15 Oktober 2019 | 17:09 WIB
Pasukan Suriah Berhadapan dengan Tentara Turki
Pasukan Turki dan milisi Suriah di pinggiran Kota Manbij - (Foto: BBC)
facebook twitter

INILAHCOM, Damaskus--Tentara Suriah bergerak cepat ke kota-kota dan desa-desa di wilayah timur laut negara tersebut, yang memungkinkan konfrontasi dengan pasukan Turki, lapor BBC, Selasa (15/10/2019).

Media pemerintah mengatakan pasukan Suriah yang disokong Rusia telah memasuki kota Manbij, sebagai bagian dari kesepakatan dengan tentara Kurdi yang sebelumnya bersekutu dengan Amerika Serikat.

Sementara itu, pasukan Turki dan milisi Suriah berkumpul di dekat kota tersebut.

Serangan Turki bertujuan mendorong pasukan Kurdi dari wilayah perbatasan.

Media pemerintah Suriah mengatakan pasukan pemerintah telah memasuki Manbij, di daerah tempat Turki ingin menciptakan "zona aman" yang steril dari para pasukan Kurdi. Sebelumnya, tentara Suriah menduduki Tal Tamer dan Ain Issa, dan para penduduk merayakan kedatangan mereka.

Kesepakatan antara Kurdi dan pemerintah Suriah dipandang sebagai dorongan bagi Presiden Bashar al-Assad untuk kembali mengerahkan pasukannya ke daerah-daerah tersebut untuk pertama kalinya sejak 2012.

Pengerahan pasukan dilakukan beberapa jam setelah AS mengumumkan bahwa hampir 1.000 tentara AS akan meninggalkan Suriah utara.

Serangan Turki dan penarikan pasukan oleh AS telah menuai kritik dari komunitas internasional karena pasukan Kurdi adalah sekutu penting dalam koalisi melawan kelompok yang menamakan diri mereka Negara Islam (ISIS) di Suriah. Ada kekhawatiran akan kemungkinan kebangkitan ISIS dan pelarian tahanan perang di tengah ketidakstabilan yang diakibatkan oleh pertempuran.

Pada hari Senin, Presiden Donald Trump mengatakan "jejak kecil" personel AS akan tetap di Suriah selatan untuk terus memerangi sisa-sisa ISIS.

Sementara itu, pemerintah AS menjatuhkan sanksi terhadap dua kementerian Turki dan tiga pejabat senior pemerintah Turki sebagai respons atas serangan militer negara itu ke bagian utara Suriah.

Menurut Wapres Mike Pence, Presiden Donald Trump telah menelpon Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, guna mendesak gencatan senjata sesegera mungkin.

Pence mengatakan dirinya akan bertolak ke wilayah itu "secepat mungkin". [bbc/lat]

Komentar

Embed Widget
x