Find and Follow Us

Sabtu, 19 Oktober 2019 | 01:46 WIB

Mantan Utusan Khusus AS untuk Ukraina Mundur

Selasa, 8 Oktober 2019 | 12:11 WIB
Mantan Utusan Khusus AS untuk Ukraina Mundur
Kurt Volker - (Foto: voa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta--Mantan Utusan Khusus AS untuk Ukraina yang juga saksi kunci dalam penyelidikan pemakzulan Presiden Donald Trump oleh DPR, Kurt Volker, mengundurkan diri dari jabatannya sebagai direktur eksekutif--sebuah lembaga bergengsi yang menggunakan nama senator berpengaruh AS, John McCain.

McCain Institute for International Leadership di Arizona State University yang berkantor di Washington DC mengumumkan langkah itu, dengan mengatakan pengunduran diri Volker bersifat sukarela.

"Selama tujuh setengah tahun terakhir saya telah bekerja keras bersama Cindy McCain, Arizona State University dan tim pengawas staf di McCain Institute untuk membangun lembaga yang didedikasikan untuk memajukan kepemimpinan yang didorong oleh karakter dan membuat perbedaan dalam berbagai isu di dunia nyata," ujar Volker dalam siaran pers, seperti ditulis VOA, Selasa (8/10/2019).

"Hari ini saya memberitahu Presiden ASU Crow dan Cindy McCain bahwa saya percaya fokus media baru-baru ini pada pekerjaan saya seperti Utusan Khusus Amerika Untuk Perundingan Ukraina berisiko mengganggu pencapaian dan kelanjutan perkembangan lembaga ini, dank arena itu saya mundur sebagai Direktur Eksekutif Untuk Kepemimpinan Internasional di Institut McCain," ujarnya.

Cindy McCain, istri mendiang senator itu, menyampaikan terima kasih kepada Volker selama pengabdiannya di lembaga itu dan "dedikasi pada suami saya dan seluruh keluarga besar McCain."

Pengumuman ini hanya berselang empat hari setelah Volker memberikan kesaksian di hadapan sejumlah komite DPR tentang keterlibatannya dalam cara Presiden Trump menangani Ukraina.

Volker, yang ditunjuk sebagai utusan khusus oleh mantan menteri luar negeri Rex Tillerson pada tahun 2017, telah melakukan pengaturan yang tidak biasa dengan Departemen Luar Negeri. Sebagai mantan duta besar Amerika untuk NATO, Volker bekerja sebagai utusan khusus tanpa dibayar dan paruh waktu, sambil tetap menjabat sebagai salah seorang direktur di McCain Institute dengan gaji tetap. [voa/lat]

Komentar

Embed Widget
x