Find and Follow Us

Kamis, 14 November 2019 | 21:51 WIB

Buntut Protes Rusuh

Ulama Terkemuka Irak Minta Pemerintah Mundur

Sabtu, 5 Oktober 2019 | 10:21 WIB
Ulama Terkemuka Irak Minta Pemerintah Mundur
Moqtada al-Sadr - (voanews)
facebook twitter

INILAHCOM, Baghdad--Salah satu ulama paling berpengaruh di Irak, Moqtada al-Sadr menyerukan pemerintah Irak agar mengundurkan diri.

"Pemerintah harus mengundurkan diri dan pemilihan dini harus dilakukan di bawah pengawasan PBB," kata mantan pemimpin milisi Shiah yang memimpin blok oposisi terbesar di parlemen, dalam sebuah pernyataan, seperti dilaporkan VOA, Sabtu (5/10/2019).

Hari keempat demonstrasi masih berlangsung di Ibu Kota, Baghdad untuk memrotes pengangguran tinggi, layanan publik yang buruk, serta maraknya korupsi.

Pasukan Irak telah melakukan penembakan ke arah pemrotes. Sumber medis dan keamanan mengatakan, paling sedikit 53 orang tewas dalam aksi protes minggu ini.

Hari Jumat kemarin, pasukan keamanan Irak sekali lagi melancarkan tembakan ke arah pemrotes. Jurnalis melaporkan polisi tampaknya menembak langsung ke arah pemrotes dan tidak ke atas. Saksi mata mengatakan, paling sedikit 10 orang tewas dan banyak lagi yang cedera.

Palang Merah Internasional atau ICRC mengeluarkan pernyataan: "Kematian warga sipil dan semakin banyaknya jumlah yang cedera selama protes berlangsung di seluruh negara sangat mengkhawatirkan, juga penggunaan senjata api untuk memulihkan tertib publik." [voa/lat]

Komentar

Embed Widget
x