Find and Follow Us

Sabtu, 19 Oktober 2019 | 01:16 WIB

Serangan Kilang Minyak Arab Saudi

AS Berencana Kirim Serdadu ke Saudi

Minggu, 22 September 2019 | 06:04 WIB
AS Berencana Kirim Serdadu ke Saudi
Menteri Pertahanan AS, Mark Esper (kiri) dan Kepala Staf Gabungan Jenderal Joseph Dunford Jr, - (bbc)
facebook twitter

INILAHCOM, Washington DC--AS telah mengumumkan rencana untuk mengirim pasukan ke Arab Saudi setelah serangan terhadap infrastruktur minyak negara itu.

Menteri Pertahanan AS, Mark Esper mengatakan kepada wartawan bahwa penempatan pasukan akan "lebih bersifat bertahan". Total jumlah pasukan belum diputuskan.

Dalam jumpa pers bersama Kepala staf gabungan Jenderal Joseph Dunford Jr, Menteri Pertahanan AS, Mark Esper mengungkapkan rencana penempatan pasukan ke Arab Saudi.

Hal itu dilakukan setelah Arab Saudi dan Uni Emirat Arab meminta bantuan AS, kata Esper.

Dikatakan, pasukan AS akan fokus pada peningkatan pertahanan udara dan rudal, dan AS akan "mempercepat pengiriman peralatan militer" kepada kedua negara.

Jenderal Dunford menyebutkan bahwa penempatan pasukan AS itu bersifat "moderat" dan jumlahnya tidak akan mencapai ribuan. Dia tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang jenis pasukan yang akan dikirim.

Menurut New York Times, ketika wartawan bertanya kepada Esper apakah serangan militer terhadap Iran masih dipertimbangkan, sekretaris pertahanan itu menjawab: "Itu bukanlah posisi kita saat ini."

Pemberontak Houthi di Yaman, yang didukung Iran, mengklaim bertanggung jawab atas serangan terhadap dua fasilitas minyak di Arab Saudi, pekan lalu.

Namun demikian, AS dan Arab Saudi menyalahkan Iran sebagai otak di balik serangan tersebut.

Bagaimanapun, sebelumnya pada Jumat, Presiden Trump mengumumkan sanksi "berat" terhadap Iran, sementara di sisi lain dia menyiratkan ingin menghindari adanya konflik militer.

"Saya pikir orang yang kuat melakukan pendekatan, dan hal yang menunjukkan kekuatan, adalah menunjukkan kemampuan sedikit menahan diri," kata Trump kepada wartawan.

Sanksi baru AS terhadap Iran akan menitikberatkan pada bank sentral Iran dan dana kekayaan negara, kata Trump. [bbc/lat]

Komentar

Embed Widget
x