Find and Follow Us

Sabtu, 19 Oktober 2019 | 01:36 WIB

Kesepakatan Nuklir, Iran Terus Tekan Eropa

Sabtu, 7 September 2019 | 06:40 WIB
Kesepakatan Nuklir, Iran Terus Tekan Eropa
Presiden Iran Hassan Rouhani - (Foto: voa)
facebook twitter

INILAHCOM, Teheran--Iran akan menghentikan komitmennya pada riset dan pengembangan dalam langkah baru untuk mundur dari kesepakatan nuklir 2015 dengan negara-negara kuat dunia.

Kantor berita resmi Iran, IRNA melaporkan, Kementerian Luar Negeri mengumumkan langkah rincian dalam surat Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif kepada Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Federica Mogherini.

Laporan itu mengatakan rincian lebih jauh akan diumumkan kemudian. Iran memberi Eropa hingga Jumat kemarin untuk membuat langkah-langkah guna menyelamatkan kesepakatan itu.

Iran belum mengatakan secara resmi apa yang akan dilakukannya sekarang. Namun langkah selanjutnya bisa melibatkan sentrifugal, yang mempercepat pengayaan uranium.

Pengayaan yang lebih cepat akan mempersingkat waktu yang dibutuhkan Teheran untuk membuat senjata nuklir, jika ia memilih untuk melakukannya.

Badan Energi Atom Iran diperkirakan akan membuat pengumuman pada Sabtu (7/9/2019) ini yang merinci langkah selanjutnya, yang dikatakan Presiden Hassan Rouhani sangat penting.

"Setiap kali Iran menjauh dari perjanjian dengan cara ini, apa yang dilakukan Iran sebenarnya menunjukkan bahwa perjanjian itu tidak berpengaruh terhadap Iran," kata Patricia Lewis dari lembaga riset Chatham House. "Dan, pada kenyataannya itu menjadikan Eropa pihak yang jahat, bukan yang baik."

Kesepakatan nuklir Iran mengalami gangguan sejak AS mundur tahun lalu, dengan alasan perjanjian itu tidak cukup keras dalam mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir.

AS juga ingin menyita sebuah kapal tanker minyak Iran yang diduga melanggar sanksi dan sempat ditahan di Gibraltar dan kini diperkirakan berada di lepas pantai Suriah. [ap/voa/lat]

Komentar

Embed Widget
x