Find and Follow Us

Selasa, 17 September 2019 | 08:00 WIB

Menlu Iran: AS Terorisme Ekonomi Iran

Jumat, 30 Agustus 2019 | 10:39 WIB
Menlu Iran: AS Terorisme Ekonomi Iran
Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif. - (Foto: voanews)
facebook twitter

INILAHCOM, Kuala Lumpur--Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan jika AS ingin terlibat dalam negosiasi, AS harus mematuhi perjanjian 2015 yang membatasi aktivitas nuklir Iran dengan imbalan pencabutan sanksi.

Berbicara ketika berkunjung ke Malaysia, Zarif menuduh AS "terlibat dalam terorisme ekonomi terhadap rakyat Iran."

Zarif menunjuk pada keputusan Presiden AS Donald Trump untuk menarik diri dari kesepakatan 2015, yang disetujui oleh Iran setelah dua tahun pembicaraan dengan AS, Inggris, China, Perancis, Rusia, Jerman dan Uni Eropa.

Trump selama ini menjadi pengecam keras kesepakatan nuklir itu, dan mengatakan perjanjian terlalu terlalu bersahabat dengan Iran dan membiarkan negara di Teluk Persia itu berpotensi menempuh jalur pengembangan senjata nuklir dengan sangat mudah.

Iran telah berulang kali mengatakan program nuklirnya semata-mata untuk tujuan damai.

Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan jika pembicaraan baru dilakukan, Trump harus "mengambil langkah pertama" dan mencabut sanksi ekonomi terhadap Iran. [voa/lat]

Komentar

Embed Widget
x