Find and Follow Us

Selasa, 17 September 2019 | 07:40 WIB

Kapal Tanker Iran Masih di Gibraltar

Sabtu, 17 Agustus 2019 | 14:28 WIB
Kapal Tanker Iran Masih di Gibraltar
(Foto: voanews)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta--Kapal supertanker Iran masih berada di pelabuhan Gibraltar walaupun telah dibebaskan oleh pemerintah setempat. Demikian laporan yang dikutip dari VOA, Sabtu (17/8/2019).

Tidak jelas kapan kapal Grace1 itu akan keluar dari pelabuhan. Kapten kapal yang berkebangsaan India mengatakan lewat pengacaranya ia tidak mau menjadi kapten kapal itu lagi.

Mahkamah Agung Gibraltar hari Kamis (15/8/2019) mengatakan kapal itu dibebaskan dari tahanan, hanya beberapa saat setelah AS melancarkan usaha baru supaya kapal itu terus ditahan.

Departemen Kehakiman AS memerintahkan penyitaan kapal supertanker Iran Grace1 atas tuduhan adanya usaha Iran untuk "mengakses sistem keuangan AS, untuk mendukung penjualan minyak ke Suriah."

Surat perintah AS itu mengatakan, kapal Grace1, dengan seluruh minyak yang dibawanya dan uang sebesar US$995 ribu bisa disita karena melanggar "Undang-undang Darurat Kekuatan Ekonomi Internasional".

Iran, sebagai pemilik kapal juga dituduh melakukan penipuan bank, pencucian uang dan kegiatan teroris.

Hari Jumat (16/8/2019) pagi para pejabat Iran mengatakan kapal itu sudah siap akan berlayar meninggalkan Gibraltar. Wakil kepala Organisasi Pelabuhan Iran, Jalil Eslami mengatakan, kapal Grace1 itu akan diganti namanya dan menggunakan bendera Iran, sebelum berlayar.

Kantor berita AFP mengatakan kapal itu sedang menunggu kedatangan awak kapal yang baru sebelum meninggalkan Gibraltar.

Kapal Grace1 membawa 2,1 juta minyak mentah dari Iran, ketika direbut oleh pasukan khusus Inggris tanggal 4 Juli, karena dicurigai sedang membawa minyak untuk Suriah.

Sebagai pembalasan, Iran menahan kapal tanker Inggris Stena Impero tanggal 19 Juli, ketika kapal itu sedang belayar di Selat Hormuz. [voa/lat]

Komentar

Embed Widget
x