Find and Follow Us

Selasa, 20 Agustus 2019 | 02:32 WIB

Pemerintah AS Ubah Puisi di Patung Liberty

Kamis, 15 Agustus 2019 | 06:02 WIB
Pemerintah AS Ubah Puisi di Patung Liberty
(Foto: BBC)

INILAHCOM, Washington DC--Pejabat tinggi imigrasi AS mengubah kutipan yang tertulis di Patung Liberty, New York, untuk menyokong kebijakan Presiden Donald Trump menghentikan bantuan makanan bagi imigran bersurat resmi.

Kepala Layanan Kewarganegaraan dan Imigrasi AS, Ken Cuccinelli, mengubah kutipan bertuliskan, "Berikan kepadaku orang-orang yang lelah, miskin, dan kerumunan massa yang merindukan kebebasan".

Kutipan itu ditambah dengan kalimat,"yang bisa berdiri di atas kedua kaki mereka sendiri dan yang tidak akan menjadi beban publik."

Senin (12/8/2019) lalu, Cuccinelli mengumumkan pemberlakuan ketentuan biaya publik yang membatasi imigran resmi mendapatkan manfaat sosial seperti perumahan dan makanan.

Regulasi yang disebut peraturan biaya publik itu diluncurkan di Lembaran Federal. Ketentuan ini bakal resmi berlaku 15 Oktober mendatang.

Pemerintahan Donald Trump berharap pergantian aturan ini dapat menegakkan ketahanan nasional. Namun sejumlah pihak mengkritik, regulasi itu akan membatasi kelas ekonomi bawah AS meraih bantuan sosial.

Imigran yang saat ini memegang status penduduk tetap di AS tidak akan terpengaruh dengan perubahan kebijakan ini. Aturan ini juga tidak berlaku bagi pengungsi dan pemohon suaka.

Namun, pemohonan perpanjangan visa, penduduk tetap dan kewarganegaraan, akan menjadi sasaran dari kebijakan ini.

Mereka yang tidak memenuhi kriteria standar penghasilan atau mereka yang menggantungkan diri pada program bantuan bisa jadi tidak diizinkan memasuki negara ini. Mereka yang berada di AS juga bisa ditolak aplikasinya.

Sekitar 22 juta warga AS tidak memiliki kewarganegaraan dan banyak dari mereka akan terdampak kebijakan baru ini.

Kelompok hak-hak sipil menyebut langkah ini menyasar imigran berpenghasilan rendah.

National Immigration Law Center (NILC) menyebut mereka akan menuntut pemerintahan Presiden Donald Trump agar tidak mengimplementasikan kebijakan ini.

Tetapi Gedung Putih mengatakan sistem saat ini lebih memilih imigran dengan ikatan keluarga daripada mereka yang "mandiri dan tidak membebani sumber daya publik kita". [bbc/lat]

Komentar

Embed Widget
x