Find and Follow Us

Sabtu, 19 Oktober 2019 | 02:19 WIB

AS Harus Larang Warganya Miliki Senjata Serbu

Rabu, 7 Agustus 2019 | 11:03 WIB
AS Harus Larang Warganya Miliki Senjata Serbu
Michele Bachelet - (Foto: voa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jenewa--Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Michele Bachelet, mengecam dua penembakan massal yang merenggut nyawa sekurangnya 31 orang di AS minggu ini.

Bachelet mendukung langkah-langkah pengawasan senjata yang ketat untuk mencegah serangan seperti itu. Demikian VOA, Rabu (7/8/2019).

Kantor Hak Asasi Manusia PBB di Jenewa, Swiss memperingatkan kejahatan yang didasarkan atas kebencian tampaknya meningkat di AS dengan merujuk pada peningkatan serangan kekerasan terhadap sinagog, masjid, gereja, dan orang-orang LGBT.

PBB mengatakan serangan-serangan ini, apapun alasannya, berakar pada rasisme, xenofobia, intoleransi, diskriminasi, dan supremasi kulit putih. PBB mengatakan orang-orang yang berkuasa harus berhati-hati akan apa yang mereka sampaikan karena kata-kata penting.

Tiga tahun lalu, setelah pembunuhan massal yang menewaskan 49 orang di klub malam gay di Orlando, Florida, Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia kala itu, Zeid Ra'ad Al Hussein mendesak Washington untuk melarang senjata serbu dan menerapkan langkah-langkah pengawasan senjata lainnya untuk mencegah pembunuhan lagi.[voa/lat]

Komentar

Embed Widget
x