Find and Follow Us

Selasa, 20 Agustus 2019 | 01:11 WIB

Jika Terjadi Perang AS-Iran

Pemimpin Hizbullah: Iran Bisa Serang Israel

Sabtu, 13 Juli 2019 | 17:39 WIB
Pemimpin Hizbullah: Iran Bisa Serang Israel
Sheik Hassan Nasrallah - (Foto: voa)

INILAHCOM, Jakarta--Pemimpin Hizbullah Lebanon yang didukung Iran mengatakan bahwa sekutu AS, Israel tidak akan menjadi "pihak netral" jika terjadi perang antara AS dan Iran.

"Iran bisa menyerang Israel dengan keganasan dan kekuatan," kata Hassan Nasrallah dalam sebuah wawancara yang disiarkan televisi Hizbullah, Al-Manar.

Pernyataannya itu disampaikan setelah meningkatnya ketegangan berminggu-minggu antara AS dan Iran, ketika Presiden AS Donald Trump melontarkan perang kata-katanya dengan negara Republik Islam itu.

"Kalau Amerika memahami bahwa perang ini dapat melenyapkan Israel, mereka akan mempertimbangkan kembali," kata Nasrallah.

"Tanggung jawab kita bersama di wilayah ini adalah bekerja untuk mencegah Amerika berperang dengan Iran," katanya.

Dia mengatakan, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab tidak tertarik pada konflik yang meledak.

DPR AS hari Jumat (12/7/2019) melakukan pemungutan suara dan memutuskan untuk membatasi kemampuan Trump menyerang Iran. DPR AS menyuarakan kekhawatiran bahwa kebijakan Trump yang tanpa kompromi akan memicu perang yang tidak perlu.

Hizbullah dianggap sebagai organisasi teroris oleh AS, dan merupakan satu-satunya faksi yang tidak dilucuti setelah perang saudara Lebanon 1975-1990. [voa/lat]

Komentar

Embed Widget
x