Find and Follow Us

Minggu, 18 Agustus 2019 | 05:50 WIB

Muslimah di Prancis Lawan Larangan Pakai Burkini

Kamis, 27 Juni 2019 | 08:29 WIB
Muslimah di Prancis Lawan Larangan Pakai Burkini
(Foto: BBC)

INILAHCM, Grnoble--Muslimah di Prancis tidak mematuhi larangan di kolam renang setempat dengan mengenakan burkini, bertentangan dengan peraturan yang melarang pemakaian burkini di tempat umum.

Lewat aksi protes yang terinspirasi perintis hak sipil AS, Rosa Parks, mereka berenang memakai pakaian yang menutupi seluruh tubuh--kecuali muka, tangan dan kaki--di kota Grenoble.

Kolam renang Jean Bron adalah salah satu tempat di Prancis yang melarang penggunaan burkini.

Banyak orang di negara itu memandang pakaian renang berbentuk burkini sebagai simbol Islam sebagai kekuatan politik dan tidak sejalan dengan sekularisme.

"Operasi burkini" diluncurkan bulan lalu oleh anggota kelompok Persatuan Warga Grenoble untuk membela hak perempuan Muslim.

Setelah memakai burkini, anggota Muslim kelompok ini diberitahu para penjaga bahwa pakaian mereka dilarang.

Meskipun begitu, mereka tetap memasuki kolam dan berenang sekitar satu jam dengan anggota masyarakat lainnya, yang kebanyakan dari mereka menunjukkan dukungan.

Para perempuan ini kemudian ditanyai polisi dan didenda 35 euro atau Rp560.000 karena melanggar hukum, lapor media France Bleu.

Saat berbicara dengan BBC, kedua perempuan Muslim yang terlibat dalam unjuk rasa, Hassiba dan Latifa, mengatakan mereka memiliki hak yang sama dengan warga lainnya.

"Kami bermimpi: bergembira di kolam renang seperti warga lainnya, menemani anak-anak kami, kapan pun mereka ingin berenang, sementara cuaca sangat menyengat pada musim panas di sini di Grenoble. Kami harus memerangi kebijakan diskriminatif dan berprasangka di Prancis, karena kami sebenarnya dilarang untuk menjalankan hak sipil dalam menggunakan sarana umum dan bangunan milik kota."

Lewat Facebook, Persatuan Warga menyatakan tindakan ini adalah bagian dari kampanye yang dimulai pada bulan Mei 2018 lewat petisi yang ditandatangani lebih dari 600 Muslimah yang mendesak wali kota Grenoble, ric Piolle untuk mengubah peraturan kolam renang umum. [bbc/lat]

Komentar

Embed Widget
x