Find and Follow Us

Senin, 22 Juli 2019 | 20:42 WIB

Pertama Kali, Presiden Xi Jinping ke Korea Utara

Kamis, 20 Juni 2019 | 18:56 WIB
Pertama Kali, Presiden Xi Jinping ke Korea Utara
(Foto: BBC)

INILAHCOM, Pyongyang--Presiden China Xi Jinping berada di Korea Utara untuk bertemu dengan pemimpin Kim Jong-un.

Lawatan kepala negara China ke Korea Utara ini merupakan yang pertama sejak tahun 2005, lapor BBC, Kamis (20/6/2019).

Keduanya pernah bertemu di China sebanyak empat kali. Mereka kali ini dijadwalkan untuk membicarakan mengenai macetnya perundingan program nuklir Korea Utara, selain persoalan-persoalan ekonomi.

Kunjungan Xi ini terjadi seminggu sebelum pertemuan tingkat tinggi G20 di Jepang, di mana ia dijadwalkan untuk bertemu dengan Presiden AS Donald Trump.

Ini juga merupakan pertemuan pertama Xi dengan Kim Jong-un, sesudah Kim bertemu dengan Trump di Hanoi bulan Februari lalu--yang berakhir tanpa kesepakatan mengenai program pelucutan nuklir Korea Utara.

Lawatan Xi Jinping ini merupakan yang pertama kali dilakukan oleh pemimpin China ke Korea Utara dalam 14 tahun terakhir, dan merupakan yang pertama kali juga dilakukan oleh Xi sejak ia berkuasa tahun 2012.

Ini juga dipandang sebagai pendorong bagi posisi Kim yang sedang mengalami masalah untuk memelihara momentum sesudah aktivitas diplomatik yang tidak pasti tahun lalu.

Tak terhindarkan, kedua pemimpin akan membicarakan mengenai perundingan nuklir yang macet dan kegagalan pertemuan Kim dengan Trump di Hanoi.

Para pengamat mengatakan Xi berminat mengetahui apa yang terjadi dalam pertemuan di Hanoi itu dan apakah ada cara memecahkan kebuntuan tersebut.

Informasi ini mungkin bisa ia bagikan kepada Trump saat pertemuan di Jepang minggu depan.

Sekalipun lawatan ini baru dipastikan minggu ini, editor situs analisis 38 North, Jenny Town, mengatakan bahwa tidak mengherankan pertemuan terjadi sekarang, saat kedua negara memperingati 70 tahun hubungan diplomatik mereka.

Town menyatakan kemungkinan ada "nilai simbolis" bahwa lawatan itu dilakukan menjelang pertemuan G20, tetapi hal itu "bonus saja, dan bukan faktor penentu" dalam memutuskan waktu kunjungan.

Tujuan utama China adalah stabilitas di Korea Utara dan kerja sama ekonomi, serta memastikan bahwa mereka masih merupakan pihak yang penting dalam negosiasi program nuklir Korea Utara.

Kedua negara komunis ini merupakan sekutu lama. Namun hubungan mereka sempat memburuk beberapa dekade terakhir, terutama karena program nuklir Pyongyang dipandang secara kritis oleh Beijing.

Surat kabar resmi China Daily mengatakan hari Rabu (19/6/2019) bahwa kunjungan itu memungkinkan kedua pemimpin untuk "menyepakati beberapa proyek kerja sama yang konkret.

Dalam tajuk rencana surat kabar Korea Utara Rodong Sinmun, Xi menyatakan dukungan terhadap perundingan nuklir Korea Utara dengan menyatakan, "China mendukung Korea Utara untuk menjaga arah yang tepat dalam memecahkan persoalan semenanjung Korea secara politis". [bbc/lat]


Komentar

x