Find and Follow Us

Kamis, 24 Oktober 2019 | 11:02 WIB

Presiden Maduro Berpose Bersama Para Serdadu

Jumat, 3 Mei 2019 | 10:38 WIB
Presiden Maduro Berpose Bersama Para Serdadu
(Foto: voanews)
facebook twitter

INILAHCOM, Caracas--Presiden Venezuela Nicolas Maduro berpose dengan para serdadu--sebagai cara untuk menunjukkan bahwa militer masih setia kepadanya.

Maduro, yang sedang mendapat tekanan, masih berupaya mempertahankan kekuasaannya dengan menyerukan kepada angkatan bersenjata negara itu untuk menentang "komplotan kudeta" setelah pemimpin kelompok oposisi Juan Guaido gagal mengajak para pemimpin militer untuk membelot.

Dalam pidato di sebuah acara militer yang disiarkan televisi, Maduro mengatakan setelah demonstrasi besar-besaran selama dua hari "kini kita dalam pertempuran, pertahankan moral kita untuk melucuti setiap pengkhianat dan komplotan kudeta."

Juan Guaido, yang didukung oleh sekelompok kecil pasukan keamanan yang membelot, awal pekan ini menyerukan pemberontakan besar-besaran terhadap Maduro. Ribuan orang berunjukrasa di jalan-jalan ibukota Caracas pada hari Selasa (30/4/2019) dan Rabu (1/5/2019). Sebagian demonstran melemparkan batu ke arah pasukan keamanan, yang dibalas dengan tembakan peluru tajam, peluru karet dan gas air mata. Empat orang tewas dalam bentrokan dan puluhan lainnya luka-luka.

Sejumlah besar pemimpin militer tampaknya tidak membelot, namun pemimpin Majelis Nasional Juan Guaido telah mendeklarasikan dirinya sebagai presiden sementara negara itu Januari lalu. Hal ini telah diakui oleh AS dan sekitar 50 negara lain.

Pejabat-pejabat tinggi AS terus menyuarakan dukungan bagi pemberontakan melawan Maduro.

Dalam sebuah acara di Gedung Putih, Presiden Donald Trump mengatakan, "Saya ingin memulai acara ini dengan mengirim doa bagi rakyat Venezuela yang sedang berjuang meraih kebebasan. Penindasan brutal terhadap rakyat Venezuela harus berakhir dan hal ini harus diakhiri segera."

Pernyataan Trump itu hanya berselang sehari setelah Menteri Luar Negeri Mike Pompeo mengatakan Trump siap melakukan campur tangan secara militer di Venezuela. "Jika ini yang diperlukan, maka Amerika akan melakukannya," ujar Pompeo. [voa/lat]

Komentar

Embed Widget
x