Find and Follow Us

Jumat, 23 Agustus 2019 | 13:27 WIB

Tiket Olimpiade 2020 Bisa Diperoleh Mulai 9 Mei

Sabtu, 20 April 2019 | 09:10 WIB
Tiket Olimpiade 2020 Bisa Diperoleh Mulai 9 Mei
(ist)

INILAHCOM, Tokyo - Masyarakat Jepang bisa mendapatkan tiket menonton pertandingan di Olimpiade Tokyo 2020 mulai 9 Mei mendatang.

Mengutip Reuters, warga Negeri Sakura itu bisa memperoleh tiket lewat sistem undian, yang berlangsung pada 9-28 Mei, dan hasilnya diumumkan pada 20 Juni 2019.

Mereka yang gagal mendapatkan tiket lewat undian masih punya kesempatan mendapatkannya dengan datang langsung ke loket, di mana fase pertama dimulai pada musim gugur 2019.

Laman prapendaftaran berbahasa Inggris akan diluncurkan dalam waktu dekat.

Sistem yang berbeda diberlakukan untuk orang-orang di luar Jepang yang harus membeli lewat penyalur tiket resmi alias authorized ticket resellers di negaranya.

Sistem distribusi bervariasi antar negara, tapi penjualan internasional belum bisa dimulai hingga 15 Juni 2019. Setiap Komite Olimpiade Nasional telah mendapat alokasi sejumlah tiket yang akan dijual lewat penjualan resmi yang sudah ditentukan.

Pihak penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 menolak mengungkapkan berapa banyak tiket yang dialokasikan untuk tiap Komite Olimpiade Nasional, juga berapa komisi yang diambil penjual tiket resmi untuk pembeli internasional.

Sekitar 70 hingga 80 persen tiket telah dialokasikan untuk penjualan domestik, sisanya untuk penonton internasional dan sponsor.

Penyelenggara mengumumkan harga tiket domestik pada tahun lalu, berkisar kurang dari 2.000 yen (Rp251.000) hingga 288.000 yen (Rp36,1 juta) untuk tiket grup. Tiket termahal adalah tiket untuk menghadiri upacara pembukaan.

Harga tiket perorangan yang paling murah adalah 2.500 yen (Rp314.000) dan seperti pertandingan sebelumnya, atletik adalah cabang olahraga yang tiketnya paling mahal. Harga tertinggi untuk menonton atletik adalah 130.000 yen (Rp16,3 juta).

Harga tiket Olimpiade Tokyo 2020 serupa dengan Olimpiade London 2012, tapi lebih mahal dibandingkan Olimpiade Rio de Janeiro 2016, meski nilai tukar yang fluktuatif membuatnya lebih sulit dibandingkan.

Komentar

Embed Widget
x