Find and Follow Us

Minggu, 26 Mei 2019 | 09:07 WIB

Brexit Menekan PM May Ingin Mundur

Kamis, 28 Maret 2019 | 12:55 WIB
Brexit Menekan PM May Ingin Mundur
Perdana Menteri Inggris Theresa May - (Foto: SkyNews)

INILAHCOM, London--Gara-gara masalah Brexit, Perdana Menteri Inggris Theresa May siap mundur jika proposal yang ia ajukan diterima parlemen. Dengan demikian, penggantinya bisa lebih mulus bernegosiasi dengan Uni Eropa.

"Saya siap untuk meninggalkan jabatan ini lebih cepat dari keinginan saya demi melakukan apa yang benar untuk partai dan negara kita," ujarnya dalam dengan para anggota parlemen Partai Konservatif yang ia pimpin.

PM May sudah berkali-kali merevisi proposal Brexit-nya dan berulang kali ditolak parlemen Inggris. Itulah sebabnya, Brexit yang semula disepakati tanggal 29 Maret besok, akhirnya diperpanjang sampai tanggal 30 Ju

Brexit (Britain Exit) adalah keluarnya Inggris dari organisasi kerja sama regional Uni Eropa. Uni Eropa adalah wadah kerja sama politik dan ekonomi 28 negara Eropa. Semua negara di blok ini sepakat bahwa warga negara dengan mudah tinggal dan bekerja di semua negara anggota.

Anggota Uni Eropa terdiri dari Austria, Belgia, Bulgaria, Kroasia, Siprus, Denmark, Republik Ceko, Estonia, Finlandia, Prancis, Jerman, Yunani, Hongaria, Republik Irlandia, Italia, Latvia, Lithuania, Luxembourg, Malta, Belanda, Polandia, Portugal, Rumania, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Swedia, dan Inggris.

Inggris bergabung dengan Uni Eropa pada 1973, saat itu masih bernama Masyarakat Ekonomi Eropa.

Pada 23 Juni 2016 digelar referendum dengan satu pertanyaan: apakah Inggris sebaiknya tetap menjadi anggota Uni Eropa atau mundur? Hasil referendum: yang ingin tetap 48% atau sekitar 16,1 juta suara, sementara yang ingin mundur sekitar 52% atau 17,4 juta suara.

Jadi, rakyat Inggris ingin keluar dari Uni Eropa. Tapi Inggris tak langsung mundur, ada beberapa tahapan dan proses yang harus dilewati. Inilah yag membuat Brexit terkatung-katung hingga mendorong PM May ingin mundur. [lat]

Komentar

Embed Widget
x