Find and Follow Us

Jumat, 23 Agustus 2019 | 14:17 WIB

Erdogan: Brenton Tarrant Tak Beda dengan ISIS

Kamis, 21 Maret 2019 | 08:24 WIB
Erdogan: Brenton Tarrant Tak Beda dengan ISIS
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta--Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan, pembantaian massal Jumat pekan lalu di dua masjid Selandia Baru tidak ada kaitannya dengan ajaran Kristen dan pelakunya tidak berbeda dengan teroris ISIS.

"Saya menolak gagasan yang mencoba menghubungkan serangan teroris pekan lalu dengan ajaran, moral dan prinsip dasar agama Kristen," kata politisi Muslim itu dalam kolom opininya yang dimuat surat kabar The Washington Post, Rabu (20/3/2019).

"Apa yang terjadi di Selandia Baru adalah produk menyesatkan dari ketidakperdulian dan kebencian."

Pihak berwenang mengatakan, Brenton Tarrant, warga Australia pendukung supremasi kulit putih yang menjadi tersangka pembunuh 50 orang di dua masjid di Christchurch, tampaknya memiliki ketertarikan pada Islam dan perang-perang bersejarah Islam dan Kristen.

Mereka mengatakan, beberapa bulan sebelum melangsungkan serangan, Tarrant mengunjungi beberapa lokasi perang Kekasairan Ottoman atau Turki tempo dulu di Eropa. Nama-nama beberapa perang antara Muslim dan pengikut ajaran Kristen di Eropa Timur antara abad ke-14 dan abad ke-20 tertulis di magasin-magasin senapannya. Dalam manifesto online-nya, Tarrant mengecam para imigran di negara-negara Barat dan menyerukan pembalasan terhadap Muslim. [voa/lat]

Komentar

Embed Widget
x