Find and Follow Us

Sabtu, 25 Mei 2019 | 08:23 WIB

Insiden Penembakan Brutal di Masjid

Senator Australia Malah Salahkan Umat Muslim

Jumat, 15 Maret 2019 | 19:38 WIB
Senator Australia Malah Salahkan Umat Muslim
(ist)

INILAHCOM, Queensland - Senator kontroversial Australia, Fraser Anning, menuai kecaman atas komentarnya mengenai aksi teror di dua masjid di Christchurch, New Zealand yang menewaskan 49 orang.

Dia menyebut penembakan massal itu menyoroti ketakutan yang bertambah atas meningkatnya keberadaan Muslim.

Anning yang mewakili negara bagian Queensland di Senat Australia itu berkomentar lewat serangkaian cuitan di Twitter.

Baca juga: PM Australia Kecam Serangan Sadis oleh Warganya

"Apakah ada yang masih membantah hubungan antara imigrasi Muslim dan kekerasan?" demikian salah satu cuitannya yang dikutip Telegraph, Jumat (15/3/2019).

"Penyebab pertumpahan darah sesungguhnya di jalanan Selandia Baru hari ini adalah program imigrasi yang memungkinkan kaum Muslim fanatik untuk bermigrasi ke Selandia Baru," cuitnya lagi.

"Penembakan hari ini di Christchurch menyoroti ketakutan yang berkembang dalam komunitas kita baik di Australia maupun Selandia baru atas meningkatnya keberadaan Muslim," tulisnya dalam cuitan lain.

Baca juga: PM Selandia Baru: Ini Serangan Teroris!

Spontan saja, komentar dari senator Australia itu memicu kecaman para warganet.

"Anda maksud, di hari ketika seorang nasionalis kulit putih membunuh para Muslim, maka yang salah adalah muslim? Anda seharusnya kehilangan pekerjaan Anda atas pernyataan ini. Ini mengerikan," cuit Tom Coates, salah seorang pengguna Twitter.

Belum lama ini, Anning memang sempat menjadi bahan pemberitaan setelah menyerukan agar Australia kembali menggunakan sistem penerimaan migran hanya dari kalangan 'Kristen Eropa'. Senator kontroversial itu juga menghendaki adanya larangan terhadap migran Muslim untuk masuk ke Australia.

"Kita sebagai bangsa berhak menentukan bahwa yang masuk ke sini haruslah menggambarkan komposisi warga Kristen Eropa yang selama ini sudah menjadi bagian dominan dari masyarakat Australia. Mereka yang datang ke sini harus berasimilasi dan berintegrasi," ujarnya saat itu.

Baca juga: Pelaku Tayangkan Aksi Sadisnya via Live Streaming

Anning juga menyebut masyarakat Muslim 'secara konsisten sudah menunjukkan sebagai kelompok yang paling tidak mungkin berasimilasi dan berintegrasi.'

Tak pelak, senator yang berasal dari Australian Party pimpinan Bob Katter yang mendukung kebijakan Kulit Putih Australia itu, mendapat banyak kecaman dari politisi lain atas pernyataannya tersebut.

Komentar

Embed Widget
x