Find and Follow Us

Kamis, 24 Oktober 2019 | 02:09 WIB

Selesai KTT, Korut Bangun Kembali Lokasi Rudal

Kamis, 7 Maret 2019 | 12:46 WIB
Selesai KTT, Korut Bangun Kembali Lokasi Rudal
(Foto: voanews)
facebook twitter

INILAHCOM, Seoul--Korea Utara (Korut) telah memugar lokasi peluncuran rudal yang dibongkar setelah berjanji akan melakukan hal itu dalam KTT di Singapura 12 Juni tahun lalu.

"38 North"--proyek Korea Utara yang berkantor di Washington--mengatakan foto-foto satelit memperlihatkan bangunan di lokasi peluncuran Tongchang-ri, yang juga dikenal dengan nama Sohae, telah dibangun kembali antara 16 Februari dan 2 Maret. Demikian VOA, Kamis (6/3/2019).

Kantor berita Korea Selatan Yonhap melaporkan, Badan Intelijen Nasional NIS, dalam penjelasan kepada para anggota parlemen, mengatakan bahwa pemugaran yang sedang berlangsung itu mencakup penggantian atap dan pintu di fasilitas tersebut.

Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia "akan sangat kecewa" jika Korut membangun kembali lokasi peluncuran roket terbukti benar.

"Saya akan sangat kecewa jika itu terjadi," ujar Trump kepada wartawan di Ruang Oval, tetapi ia memperingatkan bahwa "ini adalah laporan yang sangat awal."

Hanya beberapa hari setelah Trump membanggakan bahwa ia memiliki hubungan yang kuat dengan pemimpin Korut Kim Jong Un, Trump mengatakan jika laporan yang ada terbukti benar "saya akan sangat kecewa dengan Kim. Saya mengira tidak akan demikian, tetapi kita lihat apa yang terjadi."

Setelah pertemuan puncak pertama dengan Kim di Singapura, Trump mengatakan kepada wartawan bahwa pemimpin Kim berjanji akan menghancurkan situs pengujian rudal utama. Trump ketika itu tidak mengidentifikasi lokasi yang dimaksud, tetapi kantor berita Reuters mendapat informasi dri pejabat AS bahwa fasilitas itu terletak di Tongchang-ri.

Baik Departemen Luar Negeri, Gedung Putih, maupun Kementerian Unifikasi Korea Selatan belum mengomentari laporan itu. Kantor kepresidenan Korea Selatan, Gedung Biru, juga belum menanggapi permohonan tanggapan yang disampaikan.

Sementara Kepala Badan Energi Atom Internasinal IAEA Yukiya Amano, dalam laporan triwulannya, mengatakan bahwa fasilitas pengayaan uranium Yongbyon Korut hingga kini masih tetap aktif.[voa/lat]

Komentar

Embed Widget
x