Find and Follow Us

Senin, 22 Juli 2019 | 06:54 WIB

Irak dan Kurdi Tahan 1.500 Anak Terkait ISIS

Rabu, 6 Maret 2019 | 19:50 WIB
Irak dan Kurdi Tahan 1.500 Anak Terkait ISIS
(Foto: BBC)

INILAHCOM, New York--Sekitar 1.500 anak-anak ditahan di Irak dan daerah yang diperintah kelompok Kurdi. Mereka ditahan karena diduga terkait dengan kelompok yang menamakan diri Negara Islam Irauriah (ISIS).

LSM hak asasi manusia Human Rights Watch (HRW), dalam laporan setebal 53 halaman yang dikutip dari BBC, Rabu (6/3/2019) menyebutkan, para terduga seringkali ditangkap secara tidak jelas dan disiksa agar mengaku.

Paling tidak 185 anak asing dihukum atas tuduhan terorisme dan dihukum penjara, kata HRW dengan mengutip pemerintah Irak.

HRW mendesak Irak dan pemerintah Kurdi untuk memperbaiki hukum antiteror guna mengakhiri penahanan seperti itu, karena mereka telah melanggar hukum internasional.

Pemerintah Irak dan Kurdi sampai sejauh ini belum berkomentar.

Pemerintah Kurdi sebelumnya menolak laporan HRW yang menduga anak-anak disiksa agar mengaku terkait ISIS.

Pada bulan Januari, seorang pejabat mengatakan kebijakan yang ditempuh pemerintah setempat adalah untuk "merehabilitasi" anak-anak ini; penyiksaan dilarang; dan anak-anak diberikan perlakuan yang sama seperti tahanan lain. [bbc/lat]

Komentar

Embed Widget
x