Find and Follow Us

Minggu, 18 Agustus 2019 | 05:32 WIB

Tewas Ditembak Pasukan Khusus

Pembajak Pesawat Itu Ternyata Pakai Pistol Mainan

Selasa, 26 Februari 2019 | 10:30 WIB
Pembajak Pesawat Itu Ternyata Pakai Pistol Mainan
(Foto: AFP)

INILAHCOM, Dhaka - Pembajak pesawat Bangladesh yang tewas ditembak oleh pasukan khusus yang menyerbu ke pesawat, ternyata menggunakan pistol mainan.

Mengutip BBC, seorang penumpang yang menyandera awak pesawat dan mengancam akan menerobos kokpit pada penerbangan dari Dhaka di Bangladesh tersebut hanya membawa pistol mainan.

Dalam sebuah operasi selama sekitar 10 menit, pasukan khusus Bangladesh menggerebek pesawat dan menembak mati orang yang diduga penyandera, yang kemudian disebutkan oleh pihak keamanan setempat sebagai aktor bernama Mohammad Palash Ahmed.

Baca juga: Pesawat Bangladesh Dibajak, Pembajak Ditembak Mati

Komisaris polisi Chittagong, Kusum Dewan, mengatakan bahwa terduga pelaku menggunakan pistol mainan dan tidak membawa bahan peledak.

Seluruh 148 penumpang beserta awak kabin pesawat maskapai Biman Bangladesh Airlines nomor penerbangan BG147 keluar dengan selamat.

Belum jelas mengapa tersangka berupaya membajak pesawat.

Seorang pejabat militer mengatakan, pria yang diyakini berusia 25 tahun itu awalnya terluka ketika tembakan dilepaskan, namun beberapa saat kemudian meninggal dunia, sebut kantor berita AFP.

"Kami berupaya menangkapnya atau membuatnya menyerah, tapi dia menolak. Kemudian kami menembaknya," kata Mayor Jenderal Motiur Rahman kepada wartawan.

Laporan awal mengindikasikan tersangka mengidap penyakit kejiwaan dan menuntut untuk berbicara dengan Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina yang sedang mengunjungi Chittagong.

Awak kabin pesawat menaruh curiga pada pria itu lantaran gerak-geriknya tidak wajar dan mengindikasikan niatnya untuk membajak pesawat, sebut kantor berita Reuters, mengutip pejabat maskapai.

Pesawat itu sendiri langsung mendapat kawalan ketat begitu mendarat Bandara Shah Amanat di Chittagong selagi para pejabat berupaya berbicara dengan tersangka.

Sejumlah foto diunggah ke media sosial menunjukkan kerumunan orang di area parkir pesawat dan pesawat Boeing 737-800 itu tampak di latar belakang.

Pesawat tersebut awalnya dijadwalkan tiba di Dubai, Uni Emirat Arab, pada Minggu (24/2/2019) malam setelah bertolak dari Dhaka, Bangladesh.

Komentar

Embed Widget
x