Find and Follow Us

Minggu, 18 Agustus 2019 | 06:13 WIB

India Tahan 23 Orang Terkait Serangan Bom Kashmir

Senin, 18 Februari 2019 | 18:25 WIB
India Tahan 23 Orang Terkait Serangan Bom Kashmir
(sasknewsnow.com)

INILAHCOM, Srinagar - Pasukan keamanan India telah menahan 23 pria yang diduga memiliki kaitan dengan kelompok militan yang mendalangi pengeboman konvoi keamanan India di wilayah Kashmir.

Insiden bom bunuh diri yang terjadi pada Kamis pekan lalu (14/2/2019) itu telah menewaskan 44 personel polisi paramiliter.

Reuters melaporkan, sebanyak 23 pria tersebut termasuk anggota dan simpatisan Jaish-e-Mohammad, kelompok militan yang berkedudukan di Pakistan dan mengaku bertanggung jawab atas serangan yang disebut paling mematikan atas pasukan keamanan India dalam beberapa dekade.

Serangan itu telah memicu ketegangan antara India dan Pakistan.

India telah menuntut Pakistan menumpas Jaish dan kelompok-kelompok militan Islamis lain yang beroperasi dari wilayahnya, sementara Islamabad telah menolak pernyataan pihaknya terkait dengan serangan itu.

Kashmir, kawasan yang berpenduduk mayoritas Muslim, berada di pusat permusuhan kedua negara tersebut yang telah berlangsung berabad-abad. Wilayah itu diklaim seluruhnya masuk wilayah India dan Pakistan, tetapi diperintah sebagian negara-negara di Asia Selatan itu.

Para wakil Lembaga Investigasi Nasional India (NIA) memeriksa para tersangka itu mengenai pemboman pada Minggu (17/2/2019), kata dua perwira keamanan.

"Mereka berusaha mengorek informasi hingga ke komandan-komandan tinggi Jaish-e-Mohammad, termasuk kepalanya di Kahsmir," kata salah seorang sumber tersebut.

Mohammed Umair, komandan Jaish di Kashmir yang diyakini telah merencanakan serangan itu, diduga bersembunyi di kawasan tersebut, tempat serangan-serangan terjadi, kata para pejabat itu.

Mereka mengatakan Umair telah 'membuat radikalisasi dan memotivasi' siswa yang putus sekolah menabrakkan sebuah mobil dengan muatan bahan peledak ke konvoi tersebut pada Kamis pekan lalu itu.

Umair diperkirakan masuk ke wilayah Kashmir India dari Pakistan pada September untuk memimpin Jaish di kawasan tersebut. Pasukan keamanan memperkirakan ia bersembunyi di bagian selatan Kashmir.

Para pejabat India mengatakan Umair adalah keponakan Ketua Jaish, Masood Azhar, yang diyakini berada di Pakistan.

Komentar

Embed Widget
x