Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 22 Maret 2019 | 06:47 WIB

PPRO Ikut Dirikan Usaha Patungan di Brexit

Oleh : Wahid Ma'ruf | Selasa, 12 Februari 2019 | 01:01 WIB

Berita Terkait

PPRO Ikut Dirikan Usaha Patungan di Brexit
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT PP Properti Tbk (PPRO) mendirikan usaha patungan untuk pembangunan an pengembangan tempat istirahat dan pelayanan atau rest area Brexit KM 260B di jalan Tol Pejagan-Pemalang.

Usaha patungan tersebut bersama dengan PTPP, PT Jasamarga Properti, PT Waskita Karya Tbk (WSKT), PT Perkebunan Nusantara IX dan PT Perusahaan Perkembangan Ekonomi Nasional Rajawali Nusantara Indonesia (PT RNI). Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Senin (11/2/2019).

Pembentukan usaha patungan dimulai dengan modal dasar Rp63,4 miliar dan modal ditempatkan dan disetor Rp63,4 miliar. Perseroan menyetor 10% dari modal ditempatkan dan disetor atau setara dengan Rp6,34 miliar. Dana tersebut berasal dari kas perseroan.

Sementara PTPP menyetor modal 32,5% atau setara dengan Rp20,61 miliar. Untuk PT Jasa Marga Tbk menyetor modal 20% atau setara dengan Rp12,68 miliar. Sedangkan PT Waskita Karya Tbk sebesar 20% yang setara dengna Rp12,6 miliar.

Sedangkan PT Perkebunan Nusantara IX sebesar 10 persen atau setara dengan Rp6,3 miliar. Untuk PT RNI sebesar 7,5% atau setara dengan Rp4,75 miliar.

PPRO berharap dengan terlibat dalam usaha patungan ini maka akan meningkatkan recurring income dan perluasan bisnis di bidang commercial.


PT PP Properti Tbk (PPRO) didirikan tanggal 12 Desember 2013.

PPRO adalah bergerak dalam jasa, pembangunan, dan perdagangan. Kegiataan utama PP Properti adalah melakukan pengembangan properti seperti apartemen, hotel, perkantoran, mall, pusat perdagangan dan perumahan untuk dijual dan disewakan.

PP Properti telah mengembangkan sekitar 31 proyek pada ketiga tipe pengembangan yang terdiri dari 20 proyek residensial, 8 proyek komersial dan 3 proyek hospitality.

Proyek-proyek PP Properti Tbk, meliputi: Apartemen Patria Park (Jakarta), Perumahan Karyawan Perum Otorita Jatiluhur (Purwakarta), Perumahan Permata Puri I IV (Cibubur), Taman Griya Permata (Bali), Perumahan Permata Puri Laguna (Cibubur), FX Residence (Jakarta), Apartemen Paladian Park (Jakarta), Apartemen Pavilion Permata I & II (Surabaya), Grand Kamala Lagoon (Bekasi), The Ayoma Apartemen (Serpong), Gunung Putri Square (Gunung Putri), Payon Amartha (Semarang), Amartha View (Semarang), The Alton (Semarang), Grand Sungkono Lagoon (Surabaya), Grand Dharmahusada Lagoon (Surabaya), Ruko Bumi Kopo Kencana I & II (Bandung).

Proyek Graha Bukopin (Surabaya), Mall Serang (Banten), Ruko Sungkono Business Park (Surabaya), Mall KAZA City (Surabaya), Grand Slipi Tower (Jakarta), Balcony Mall (Balikpapan), Park Hotel (Jakarta), Prime Park Hotel (Bandung) dan Swiss-Bell Hotel (Balikpapan).

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham PP Properti Tbk, yaitu: Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PP) (induk usaha) ( PTPP) (64,96%) dan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) (8,85%).

Komentar

Embed Widget
x