Find and Follow Us

Senin, 22 Juli 2019 | 02:07 WIB

Kerajaan Thailand Berselisih Pencalonan PM

Sabtu, 9 Februari 2019 | 06:36 WIB
Kerajaan Thailand Berselisih Pencalonan PM
Putri Ubolratana yang kini berusia 67 tahun akan maju ke pemilihan dengan sokongan partai yang berkoalisi dengan mantan perdana menteri Thailand, Thaksin Shinawatra - (Foto: GettyImages)

INILAHCOM, Bangkok--Raja Thailand Maha Vajiralongkorn mengeluarkan pernyataan resmi Jumat (8/2/2019) malam yang menyebutkan bahwa pencalonan sang kakak, Putri Ubolratana Mahidol, sebagai perdana menteri dalam pemilu "tidak pantas".

"Keterlibatan anggota inti keluarga kerajaan dalam politik tidak sesuai dengan tradisi, kebiasaan, dan kebudayaan dan karenanya menjadi sangat tidak pantas," kata raja.

Raja juga mengatakan langkah Ubolratana Mahidol "tidak sesuai konstitusi".

Sejumlah kalangan meyakini sikap resmi istana ini pada praktiknya membuat Putri Ubolratana urung terjun di pemilu.

Beberapa jam sebelumnya, Ubolratana yang kini berusia 67 tahun, mengambil langkah mengejutkan dengan menyatakan maju ke pemilihan dengan sokongan partai yang berkoalisi dengan mantan Perdana Menteri Thailand, Thaksin Shinawatra.

Pemilihan umum Thailand dijadwalkan berlangsung 24 Maret mendatang. Ajang ini dianggap sebagai kesempatan bagi demokrasi Thailand setelah selama lima tahun terakhir berada di bawah pemerintahan militer.

Perdana Menteri Thailand saat ini, Prayuth Chan-ocha, juga menyatakan bahwa ia akan kembali maju ke pemilihan umum.

Orang nomor satu Angkatan Darat Thailand yang naik tampuk kekuasaan setelah kudeta militer tahun 2014 itu merupakan kandidat dari Partai Palang Pracharat.

Namun keluarga kerajaan sangatlah dihormati di Thailand dan sangat jarang mendapat kritik. Muncul pertanyaan, apakah kandidat lain mampu menandingi Ubolratana dalam pemilihan umum.

Pemilihan umum Maret nanti akan menjadi yang pertama kali digelar sejak Prayuth menjadi orang nomor satu Thailand tahun 2014.

Kala itu Prayuth menggulingkan pemerintahan di bawah Perdana Menteri Yingluck Shinawatra yang dipilih secara demokratis.

Shinawatra bersaudara, baik Thaksin maupun Yingluck, saat ini berada di pengasingan, namun tetap memegang kekuatan di perpolitikan Thailand.

Banyak kelompok di negara itu yang masih loyal kepada mereka.

Pemilihan umum mendatang dipandang sebagai pertarungan antara koalisi Thaksin melawan kekuatan militer. [bbc/lat]

Komentar

Embed Widget
x