Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 18 Januari 2019 | 07:57 WIB

Protes Terhadap Presiden Serbia Masuk Pekan Keenam

Senin, 14 Januari 2019 | 17:17 WIB

Berita Terkait

Protes Terhadap Presiden Serbia Masuk Pekan Keenam
(RFE/RL)

INILAHCOM, Beograd - Puluhan ribuan warga Serbia turun ke jalan untuk berpawai menentang Presiden Aleksandr Vucic dan Partai Progresif Serbia (SNS) pimpinannya, pada akhir pekan lalu.

Dalam orasinya, massa menuntut kebebasan media, penghentian serangan terhadap wartawan dan tokoh-tokoh oposisi, serta transparasi perjanjian dengan Kosovo.

Para peserta unjuk rasa, yang dikumpulkan Aliansi untuk Serbia, meneriakkan 'Vucic, pencuri!' dalam pekan keenam gelombang protes tersebut.

Demonstrasi akhir pekan lalu itu digelar menjelang kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin, yang dijadwalkan Kamis mendatang (17/1/2019).

Vucic mengatakan keanggotaan di Uni Eropa tetap menjadi tujuan utama Serbia. Pada saat yang sama, ia menjalin hubungan erat dengan Rusia, yang telah sekian lama menjadi sekutu negara Slavia dan Kristen Ortodoks itu, demikian Reuters melaporkan.

Kunjungan Putin dilihat sebagai dorongan popularitas bagi Vucic serta koalisinya yang berkuasa.

Para pendukung Vucic juga telah berencana menggelar demonstrasi besar-besaran pada Kamis untuk menyambut Putin.

Sementara itu, para penentang di Beograd menuding Vucic sedang merundingan penyelesaian sengketa dengan Kosovo, yang menjadi syarat kunci bagi Serbia untuk dapat bergabung dengan Uni Eropa.

Serbia mendapat dukungan dari Rusia dalam menentang kemerdekaan Kosovo, yang dinyatakan pada 2008, hampir satu dekade setelah perang brutal berlangsung di sana pada 1998-1999.

Kalangan pengunjuk rasa juga menuntut Pemerintah Serbia untuk menemukan pelaku pembunuhan Oliver Ivanovic, seorang politisi terkemuka Serbia Kosovo, setahun lalu. Mereka mengumumkan akan mengadakan pawai di Beograd Rabu pekan depan dalam rangka memperingati kematian Ivanovic.

Pada Desember, Vucic mengatakan ia tidak akan tunduk pada tuntutan oposisi meski ada 5 juta orang turun ke jalan. Tapi, ia mengatakan dirinya akan bersedia menggelar pemilihan dini.

Vucic mendapat dukungan dari sekitar 53 persen pemilih. Koalisinya juga menjadi mayoritas di parlemen dengan menempatkan 160 dan 250 wakil.

Komentar

Embed Widget
x