Find and Follow Us

Sabtu, 25 Mei 2019 | 08:47 WIB

Tahun Baru Berdarah di Beberapa Negara

Rabu, 2 Januari 2019 | 09:09 WIB
Tahun Baru Berdarah di Beberapa Negara
(Foto: BBC)

INILAHCOM, Jakarta--Perayaan Tahun Baru di beberapa negara diwarnai kekerasan berdarah. Di Manchester, Inggris, tiga orang - termasuk seorang anggota polisi - ditusuk dengan pisau oleh seorang pria di Stasiun kereta api Manchester Victoria.

Satu orang pria dan perempuan berusia sekitar 50an diserang sekitar pukul 20:50 waktu setempat, kata pejabat kepolisian kota Manchester. Sementara, seorang anggota polisi lalu lintas ditusuk pada bahunya.

Seorang pria telah ditahan atas dugaan percobaan pembunuhan dalam insiden penikaman ini.

Pejabat kepolisian mengatakan tim polisi antiterorisme telah memimpin penyelidikan kasus ini, tetapi mereka tetap membuka kemungkinan ada motif lain di balik kasus tersebut.

Di ibu kota Jepang, Tokyo, sebuah mobil yang dikendarai seorang pria menabrak kerumunan para pejalan kaki yang sedang merayakan Tahun Baru.

Delapan orang terluka, dan salah seorang di antaranya mengalami luka serius, dalam insiden yang terjadi di kawasan terkenal di Tokyo, yaitu Harajuku, tidak lama setelah perayaan Tahun Baru 2019.

Lokasi kejadian, yang selama perayaan Tahun Baru ditutup dari lalu-lalang kendaraan, dipenuhi warga yang sedang menuju sebuah kuil untuk berdoa menjelang Tahun Baru.

Seorang pria ditangkap, dan juru bicara kepolisian setempat mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa dia memiliki "niat untuk membunuh".

Pria berusia 21 tahun itu diketahui bernama Kazuhiro Kusakabe.

Seorang pejabat polisi Jepang mengatakan kepada penyiar stasiun televisi NHK bahwa dia awalnya memberi tahu akan melakukan tindakan teroris, tetapi kemudian menyatakan bahwa rencana tindakannya itu terkait dengan upaya "eksekusi".

Tidak jelas apa yang dimaksud dengan rencana tindakan eksekusi tersebut.

Di kota Bottrop, Jerman, seorang laki-laki Jerman telah ditangkap setelah mengulangi tindakan menabrak kerumunan penjalan kaki, melukai sedikitnya lima orang.

Otorita berwenang) mengatakan tindakan itu tampaknya merupakan serangan yang disengaja terhadap warga asing.

Empat orang luka-luka di kota Bottrop dan seorang lainnya luka di dekat Essen, ketika laki-laki itu menabrak kerumunan pejalan kaki di dua tempat terpisah.

"Laki-laki jelas berniat untuk membunuh orang asing," demikian laporan kantor berita Jerman DPA mengutip Herbert Reul, seorang pejabat keamanan di negara bagian North Rhine-Westphalia.

Di antara lima korban luka-luka itu terdapat seorang perempuan berusia 46 tahun yang menderita luka kritis dan seorang anak. Korban lain berkewarganegaraan Suriah dan Afghanistan.

Serangan terjadi tak lama setelah pergantian malam tahun baru di mana banyak orang berjalan menikmati indahnya malam di kedua kota itu sambil merayakan Tahun Baru. [bbc/voa/lat]

Komentar

Embed Widget
x