Find and Follow Us

Rabu, 24 Juli 2019 | 02:40 WIB

Mantan PM Malaysia Hadapi Tuntutan Korupsi Baru

Rabu, 12 Desember 2018 | 17:17 WIB
Mantan PM Malaysia Hadapi Tuntutan Korupsi Baru
Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak dan istrinya Rosmah Mansor menghadiri pawai anti diskriminasi ras di Kuala Lumpur, Malaysia - (Foto: Sunpic)

INILAHCOM, Kuala Lumpur--Jaksa Malaysia, Rabu (12/12/2018), mengajukan tuntutan korupsi baru terhadap mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak dan mantan kepala eksekutif dana negara, 1MDB, Reuters melaporkan.

Para penyidik korupsi pekan ini memeriksa Najib dan mantan pejabat 1MDB dengan tuduhan bahwa kantor mantan perdana menteri ikut campur dalam audit pemerintah terhadap 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Audit dilakukan ditengah laporan utang-utang yang menumpuk dan kesalahan pengelolaan keuangan pada lembaga yang didirikan oleh Najib.

Najib "bisa terlindungi dari sanksi disipliner, perdata, maupun pidana terkait 1MDB" dengan mengarahkan agar laporan audit diubah sebelum diselesaikan," menurut lembar dakwaan yang dibacakan di pengadilan.

Najib mengakui tidak bersalah atas tuduhan menyalahgunakan posisinya sebagai perdana menteri. Bila terbukti, Najib menghadapi ancaman hukuman hingga 20 tahun atau denda 10 ribu ringgit (sekitar Rp35 juta)

Mantan kepala eksekutif 1MDB, Arul Kanda Kandasamy, juga mengaku tak bersalah untuk tuduhan bersekongkol dengan Najib. [voa/lat]

Komentar

Embed Widget
x