Find and Follow Us

Rabu, 17 Juli 2019 | 14:10 WIB

China Luncurkan Wahana Pendarat ke Bulan

Minggu, 9 Desember 2018 | 08:32 WIB
China Luncurkan Wahana Pendarat ke Bulan
(Foto: CNSA)

INILAHCOM, Beijing--China telah meluncurkan misi mereka yang pertama untuk mendaratkan sebuah pesawat robotik di sisi jauh Bulan, kata media China.

Misi wahana Chang'e-4 itu akan mengupayakan pendaratan di kawah Von Krmn, yang terletak di bagian Bulan yang tidak pernah menghadap ke Bumi.

Wahana itu diluncurkan dengan roket Long March 3B dari Xichang Satellite Launch Center, dan pendaratannya sendiri baru akan terjadi sekitar Januari.

Kawah Von Krmn menarik perhatian para ilmuwan karena terletak di dalam wilayah terdampak benturan tertua dan terbesar di Bulan - Cekungan Kutub Selatan-Aitken. Kawasan ini diduga terbentuk oleh dampak benturan asteroid raksasa miliaran tahun lalu.

Misi ini akan mendaratkan dua wahana, terdiri dari wahana statis dan wahana penjelah untuk merumuskan geologi dan komposisi batuan dan tanah di kawasan itu.

Dari bumi kita hanya melihat satu wajah' Bulan karena fenomena yang disebut 'tidal locking'. Ini karena dalam berputar pada sumbunya sendiri, Bulan membutuhkan waktu yang sama dengan saat menyelesaikan satu orbit Bumi.

Meskipun sering disebut sebagai 'sisi gelap', wajah Bulan ini juga diterangi oleh Matahari dan memiliki fase yang sama dengan sisi yang dekat; 'gelap' dalam konteks ini artinya 'tidak terlihat' dari bumi.

Sisi jauh Bulan terlihat agak berbeda: memiliki kerak yang lebih tebal dan lebih tua dan dipenuhi lebih banyak kawah. Ada juga beberapa 'mare'--suatu 'lautan' basalt gelap yang tercipta oleh aliran lava - yang terlihat di sisi dekat Bulan.

Benturan kuat yang menciptakan Cekungan Aitken Kutub Selatan mungkin menembus kerak hingga lapisan mantel Bulan. Instrumen Chang'e-4 dapat memeriksa apakah itu yang terjadi, dan dengan demikian akan mengungkap sejarah awal dari satu-satunya satelit alami kita.

Wahana pendarat kali ini membawa dua kamera; sebuah eksperimen radiasi buatan Jerman yang disebut LND; dan spektrometer yang akan melakukan pengamatan astronomi dengan radio frekuensi rendah.

Wahana penjelajah akan membawa kamera panorama; sebuah radar yang akan menyelidiki permukaan bulan; sebuah spektrometer pencitraan untuk mengidentifikasi mineral; dan sebuah eksperimen untuk menguji interaksi antara angin matahari (arus partikel energi dari Matahari) dengan permukaan bulan.

Misi ini adalah bagian dari program Cina dalam eksplorasi Bulan yang lebih besar. Misi Chang'e pertama dan kedua dirancang untuk mengumpulkan data dari orbit, sementara yang ketiga dan keempat dirancang untuk operasi di permukaan Bulan.

Chang'e-5 dan 6 adalah misi untuk membawa sampel batuan dan tanah bulan ke laboratorium di Bumi.

Beberapa waktu lalu, InSight, wahana milik badan antariksa AS, NASA, mendarat di planet Mars.[bbc/lat]

Komentar

Embed Widget
x