Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 10 Desember 2018 | 14:20 WIB

PNBP Sektor Minerba Menggairahkan

Oleh : Indra Hendriana | Jumat, 7 Desember 2018 | 04:05 WIB

Berita Terkait

PNBP Sektor Minerba Menggairahkan
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut realisasi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sektor pertambangan mineral dan batu bara telah mencapai Rp44,9 triliun.

Direktur Penerimaan Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Jonson Pakpahan mengtakan, realisasi itu sudah melewatu target dan proyeksi PNBP tahun ini. Di mana targetnya sebesar Rp32,1 triliun dan proyeksinya sebesar Rp43 triliun.

Menurut dia, penerimaan negara sektor pertambangan membaik seiring dengan menguatnya harga batu bara. Dimana, porsi batu bara 80% menyumbang penerimaan negara tersebut.

"PNBP sampai akhir November hampir Rp 45 triliun," kata Jonson di Jakarta, Kamis (6/12/2018).

Adapun target PNBP tahun 2019, lanjut dia, sebesar Rp 40,1 triliun. Dengan asumsi harga batu bara rata-rata sebesar US$80/ton, dan sejauh ini belum ada perubahan mengenai target tersebut.

Perubahan itu bisa saja terjadi apabila ada peningkatan produksi di tahun depan. Sebab, target PNBP berdasarkan produksi batu bara 530 juta ton. Sementara saat ini ESDM sedang mengevaluasi permohonan produksi pelaku batu bara di 2019 mendatang dalam pengajuan rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB).

"(Revisi target PNBP) Tergantung produksi yang diizinkan," ujarnya.

Diketahui dalam dua bulan terakhir harga tersebut terkoreksi lantaran berkurangnya permintaan dari Tiongkok. Kondisi ini dikuatirkan terus berlangsung di tahun depan.

Harga batu bara acuan (HBA) Desember sebesar US$92,51/ton. Harga tersebut lebih rendah dari penetapan HBA di November kemarin sebesar US$97,90/ton. Padahal HBA di September masih pada level US$104,81/ton. Kemudian terkoreksi di bulan berikutnya jadi US$100,89/ton dan berlanjut di November.

Target produksi batu bara tahun ini ditetapkan sebesar 485 juta ton. Kemudian ada penambahan 21,9 juta ton artiannya total produksi mencapai 506,9 juta ton. Bila target PNBP di 2019 sebesar Rp40,1 triliun maka akan ada peningkatan produksi di tahun depan. [jin]

Komentar

Embed Widget
x