Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 27 Maret 2019 | 07:10 WIB

Tiga Juta Warga Venezuela Tinggalkan Negaranya

Senin, 3 Desember 2018 | 06:55 WIB

Berita Terkait

Tiga Juta Warga Venezuela Tinggalkan Negaranya
https://www.voaindonesia.com/a/lebih-dari-tiga-juta-warga-venezuela-tinggalkan-negaranya/4683534.html - (Foto: AP)

INILAHCOM, Jenewa--Badan pengungsi PBB memperkirakan lebih dari tiga juta orang Venezuela telah meninggalkan tanah air mereka karena gejolak politik dan ekonomi di sana. Demikian laporan VOA, Senin (3/12/2018).

Sebagian warga Venezuela terbang ke Eropa, berjalan kaki menuju negara-negara tetangga atau naik bis ke negara-negara seperti Peru dan Chile.

Kurangnya makanan dan kesempatan kerja memaksa Julio Guarimn meninggalkan istri dan anak-anaknya di Venezuela.

"Sering saya harus mengatakan sudah makan sehingga istri dan putri saya bisa makan. Setelah itu, saya memutuskan mengambil koper saya dan pergi," ujar Julio Guariman, migran Venezuela di Argentina.

Julio naik bis yang membawanya ke perbatasan Venezuela-Kolombia. Tanpa uang dan setelah berjalan ratusan kilometer, ia bertemu seseorang yang memberi tumpangan dan membawanya jauh ke selatan.

"Bis terakhir akan berangkat, dan supirnya bertanya, kemana saya akan pergi? Saya menjawab akan pergi ke Argentina dan tidak punya uang. Ia mengatakan bisa memberi tumpangan, tapi saya harus duduk di depan. Saya menerima tawaran itu dan ia menurunkan saya di perbatasan dengan Ekuador," ujar Julio.

Ia meneruskan perjalanan selama berjam-jam tanpa makanan. Ia berhenti untuk bekerja di Peru sampai bisa membeli tiket pesawat ke Argentina. Guariman mengatakan sejak tiba di Buenos Aires ia bekerja dengan waktu kerja yang panjang dengan harapan segera bisa berkumpul kembali dengan keluarganya.

"Tidak punya apa-apa untuk dimakan, bekerja lebih dari 14 jam sehari, saya belum berhenti bekerja sejak saya tiba di sini. Tidak bisa diungkapkan. Ketika saya ingat atau melihat mereka di ponsel, saya hanya memikirkan, akan segera bertemu mereka," ujar Julio.

Presiden Nicols Maduro menanggapi eksodus itu dengan mendorong warga Venezuela agar kembali pulang.

"Setiap warga Venezuela yang pergi ke luar negeri, karena ilusi palsu, dengan harapan masa depan yang lebih baik, saya sambut dengan terbuka untuk kembali ke Venezuela," ujar Nicols Maduro.

Organisasi Internasional untuk Migrasi melaporkan jumlah warga Venezuela yang beremigrasi ke negara lain di Amerika Latin tahun lalu saja meningkat sepuluh kali lipat, memaksa pemerintah-pemerintah untuk memberikan izin kerja dan bantuan kepada warga Venezuela yang membutuhkan. [voa/lat]

Komentar

Embed Widget
x