Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 10 Desember 2018 | 12:58 WIB

Konflik Ukraina-Rusia

Presiden Ukraina Desak NATO Kirim Armada Kapal

Kamis, 29 November 2018 | 13:26 WIB

Berita Terkait

Presiden Ukraina Desak NATO Kirim Armada Kapal
President Poroshenko melakukan inspeksi terhadap kesiapan tentara Ukraina selama melakukan kunjungan ke Chernihiv, di wilayah utara Ukraina. - (Foto: BBC)

INILAHCOM, Kiev--Presiden Ukraina Petro Poroshenko mendesak NATO agar mengirim armada kapalnya ke Laut Azov menyusul konfrontasi armada angkatan laut negara itu dengan Rusia di wilayah perairan Krimea.

Kepada surat kabar Jerman, Bild, seperti dikutip dari BBC, Kamis (29/11/2018), dia mengharapkan agar kapal-kapal NATO dapat dikerahkan ke wilayah itu "demi membantu Ukraina dan melakukan pengamanan".

Pada hari Minggu lalu, Rusia menembaki tiga kapal Ukraina dan menangkap awak mereka di Selat Kerch di antara Laut Hitam dan Laut Azov.

NATO menyatakan "dukungan penuh" kepada Ukraina, walaupun negara itu bukan anggotanya.

Di tengah hubungan yang memburuk, Rabu (28/11)/2018, Presiden Rusia Vladimir Putin menuduh Poroshenko melakukan "provokasi" melalui kehadiran kapal-kapal perangnya demi kepentingan pemilu presiden Ukraina 2019.

Presiden Ukraina Petro Poroshenko telah memberlakukan keadaan perang di 10 wilayah, sebagian berbatasan langsung dengan Rusia, selama 30 hari, sebagai tanggapan atas krisis tersebut.

Dalam wawancara dengan Bild, Poroshenko mengatakan, Vladimir Putin ingin "menduduki (Azov) laut".

"Jerman adalah salah satu sekutu terdekat kami dan kami berharap negara-negara Nato merelokasi kapal-kapalnya ke Laut Azov guna membantu Ukraina dan memberikan keamanan," katanya.

"Kami tidak bisa menerima langkah agresif Rusia. Pertama, kebijakannya soal Krimea, kemudian wilayah timur Ukraina, dan sekarang dia menginginkan Laut Azov. Jerman juga harus bertanya pada dirinya sendiri: Apa yang akan dilakukan Putin selanjutnya jika kita tidak menghentikannya?"

Sebelumnya, pimpinan NATO Jens Stoltenberg meminta Rusia agar membebaskan kapal-kapal serta personel Ukraina dan mengatakan Moskow harus menyadari "konsekuensi dari tindakannya".

Dia mengatakan pihaknya akan terus memberikan "dukungan politik dan langkah praktis" kepada Ukraina.

Namun demikian, NATO belum menanggapi pernyataan terbaru dari Poroshenko tersebut. [bbc/lat]

Komentar

Embed Widget
x