Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 21 Februari 2019 | 02:19 WIB

Ditutup, Rumah Jagal Anjing Terbesar di Korsel

Jumat, 23 November 2018 | 11:11 WIB

Berita Terkait

Ditutup, Rumah Jagal Anjing Terbesar di Korsel
(Foto: bbc)

INILAHCOM, Seongnam--Aparat Korea Selatan (Korsel) mulai membongkar rumah jagal anjing terbesar di negara itu, demikian BBC melaporkan Jumat (23/11/2018).

Kompleks Taepyeong-dong di Seongnam, sebuah kawasan di sebelah barat Ibu Kota Seoul, akan diratakan selama dua hari dan akan diubah menjadi taman umum.

Daging anjing adalah makanan umum di Korsel. Setiap tahun, sekitar satu juta anjing dikonsumsi di negara itu.

Para aktivis berikhtiar untuk mengakhiri kebiasaan itu, sebaliknya makin banyak warga Korsel memilih memelihara anjing sebagai hewan peliharaan.

"Ini adalah momen bersejarah," kata Korean Animal Rights Advocates (KARA) dalam sebuah pernyataan.

"Ini akan membuka pintu untuk lebih banyak bagi penutupan rumah pemotongan anjing di seluruh negeri, sekaligus mempercepat penurunan industri daging anjing secara keseluruhan," tegas KARA.

Kompleks Taepyeong-dong--pusat peredaran daging anjing untuk kebutuhan restoran di seluruh Korsel--menampung setidaknya enam rumah jagal, serta sekaligus tempat penampungan sekian ratus hewan berkaki empat itu.

Aktivis dari Humane Society International (HSI), Nara Kim, menggambarkan kondisi di dalam kompleks itu "mengerikan".

Mereka melaporkan melihat berbagai peralatan yang digunakan untuk membantai anjing, seperti pisau dan mesin penghilang rambut.

Nara Kim berujar: "Keberadaan rumah jagal anjing ini menodai kota Seongnam dan kami sangat senang melihatnya ditutup."

"Ini benar-benar momen penting dalam kematian industri daging anjing di Korea Selatan, dan mengirimkan pesan yang jelas bahwa industri daging anjing semakin tidak diinginkan di masyarakat Korea," tegasnya.

Selama ini, setiap musim panas, tiga hari ditetapkan sebagai festival khusus di Korea Selatan, dan hidangan daging anjing disajikan dalam sup berbumbu.

Saat ini di Korea Selatan tidak ada undang-undang tentang cara merawat atau memotong anjing.

Para aktivis penyayang binatang dalam beberapa tahun terakhir mencoba menghalangi perdagangan daging anjing dengan melakukan berbagai upaya.

Bagaimanapun, jumlah restoran daging anjing di Korea Selatan terus menurun. Ibu Kota Seoul dulu memiliki 1.500 restoran yang menyajikan hidangan daging anjing, tetapi telah turun menjadi sekitar 700 pada 2015 lalu.[bbc/lat]

Komentar

Embed Widget
x