Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 10 Desember 2018 | 13:23 WIB

Tidak Menyinggung Khashoggi

Raja Saudi: "Semua Kejahatan akan Ditindak"

Selasa, 20 November 2018 | 18:16 WIB

Berita Terkait

Raja Saudi:
(Foto: GettyImages)

INILAHCOM, Riyadh--Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al Saud, berjanji bahwa semua tindak kejahatan akan ditindak. Demikian laporan BBC, Selasa (20/11/2018).

"Kerajaan ini didirikan berdasarkan sistem Islam yang menjunjung tinggi keadilan dan segala upaya yang ditempuh oleh lembaga peradilan dan penuntut untuk mengawal bangsa ini dan memikul tanggung jawab," kara Raja Salman dalam pidato di Majelis Permusyawaratan Arab Saudi atau juga dikenal sebagai Dewan Syura pada Senin kemarin (19/11/2018).

"Kami menekankan bahwa negara ini tidak akan pernah mengingkari kewajiban untuk memenuhi syariah Islam."

Namun raja sama sekali tidak menyinggung soal pembunuhan wartawan veteran, Jamal Khashoggi, meskipun Arab Saudi mendapat tekanan besar dari masyarakat internasional.

Tidak jelas mengapa raja sama sekali tidak menyinggung kasus yang menempatkan putranya, calon penerusnya, menjadi sorotan dunia itu.

Pidato singkat Raja Salman, lapor wartawan BBC urusan Timur Tengah, Sebastian Usher, tampaknya ditujukan untuk meyakinkan rakyat Arab Saudi bahwa tidak ada yang berubah sejak negara itu mendapat tekanan besar dari dunia internasional terkait dengan pembunuhan Jamal Khashoggi.

Wartawan yang kritis terhadap pemerintah itu dibunuh di Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki, pada tanggal 2 Oktober lalu. Ketika itu ia hendak mengurus surat keterangan cerai dari istrinya untuk memenuhi perlengkapan persyaratan menikah dengan tunangannya warga negara Turki, Hatice Cengiz.

Kehadiran Raja Salman di Dewan Syura didampingi oleh putranya yang juga menjadi putra mahkota, Mohammed bin Salman.

Putra mahkota belakangan menjadi pusat sorotan dunia menyusul reformasi yang ia terapkan dan kemudian menyusul pembunuhan Khashoggi, yang dikenal kerap mengkritik kebijakan sang putra mahkota.

Arab Saudi telah menolak tudingan bahwa Putra Mahkota Mohammed bin Salman terkait dengan pembunuhan Khashoggi. Menurut Turki yang mengaku mempunyai rekaman suara pembunuhan, perintah untuk membunuh Khashoggi datang dari tingkat tertinggi di pemerintahan Arab Saudi.

Setelah berkali-kali inkonsisten dalam memberikan penjelasan, Arab Saudi akhirnya mengakui Khashoggi dibunuh oleh orang-orang dalam 'operasi liar'. Hingga kini jasadnya tidak diketahui keberadaannya.

Pada bagian lain, Raja Salman menekankan bahwa semua perubahan yang diterapkan di bawah perintah putra mahkota tetap dilanjutkan.

Raja mengeluarkan pernyataan seolah-olah tidak ada masalah terkait dengan perombakan yang ditempuh putranya, lapor Sebastian Usher. [bbc/lat]

Komentar

Embed Widget
x