Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 14 Desember 2018 | 07:41 WIB

AS Dakwa Pendiri WikiLeaks Julian Assange

Sabtu, 17 November 2018 | 05:07 WIB

Berita Terkait

AS Dakwa Pendiri WikiLeaks Julian Assange
(Foto: voaindonesia)

WikiLeaks menyatakan pendirinya, Julian Assange, telah dikenai dakwaan di Amerika Serikat.

WikiLeaks memuat di akun Twitternya bahwa kabar mengenai dakwaan itu "secara tidak sengaja" terungkap dalam suatu "kesalahan potong dan tempel" atau "cut-and-paste error" dalam kasus yang tidak berkaitan di Virginia.

Dakwaan yang tidak disegel terhadap Assange itu diungkapkan oleh Asisten Jaksa Kellen Dwyer sewaktu ia membuat arsip sebuah kasus yang tidak terkait dan mendesak seorang hakim agar membuat arsip itu tetap disegel.

Dwyer kemudian menulis dakwaan-dakwaan itu "perlu untuk tetap disegel sampai Assange ditangkap."

Assange bertanggung jawab atas dirilisnya ratusan ribu dokumen rahasia dan mempostingnya di WikiLeaks yang membuat marah pemerintah di berbagai penjuru dunia.

Ben Wizner, direktur Proyek Ujaran, Privasi dan Teknologi di LSM pembela hak-hak sipil ACLU, menyatakan bahwa setiap prosekusi terhadap Assange karena kegiatan penerbitan di WikiLeaks itu merupakan kasus yang belum pernah terjadi sebelumnya dan tidak konstitusional, dan akan membuka pintu bagi penyelidikan kriminal terhadap organisasi-organisasi berita lainnya.

Ia menambahkan, lebih dari itu, melakukan penuntutan terhadap penerbit asing karena melanggar undang-undang kerahasiaan Amerika akan menjadi preseden yang secara khusus berbahaya bagi para jurnalis Amerika, yang sering melanggar undang-undang kerahasiaan asing untuk menyampaikan informasi vital bagi kepentingan publik.

Tahun lalu, Jaksa Agung ketika itu Jeff Sessions mengatakan penangkapan Assange menjadi prioritas.

Assange sekarang ini tinggal di kedutaan besar Ekuador di London. Ia berhasil meminta suaka di sana untuk menghindari ekstradisi ke Swedia, di mana ia akan menghadapi interogasi terkait tuduhan kejahatan seks yang telah ia bantah.

Investigasi oleh Swedia ditutup sekitar satu tahun silam, tetapi Assange, yang mendapat pembebasan dengan jaminan sewaktu memasuki kedutaan Ekuador, terancam ditangkap pihak berwenang Inggris karena melanggar ketentuan pembebasan itu apabila ia keluar dari kedutaan tersebut. [voa/lat]

Komentar

Embed Widget
x