Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 15 November 2018 | 19:09 WIB

Serangan Balik Habib Rizieq Soal Bendera Hitam

Oleh : Ivan Setyadhi | Jumat, 9 November 2018 | 08:00 WIB

Berita Terkait

Serangan Balik Habib Rizieq Soal Bendera Hitam
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Misteri pemasang bendera hitam di tembok belakang kediaman Habib Rizieq Syihab kini jadi perhatian aparat pemerintah Arab Saudi.

Setelah dimintai klarifikasi oleh aparat setempat ihwal bendera tersebut, Habib Rizieq balik melaporkan dugaan adanya pihak-pihak yang sengaja menjadikannya korban.

Juru Bicara FPI Sugito Atmo kepada INILAHCOM menyebut sejak awal ada yang aneh dengan kasus bendera hitam di belakang rumah Habib Rizieq.

"Itukan jalan umum, siapa saja bisa pasang. Kecuali dipasang di ruang tamu," katanya lewat sambungan telepon, Kamis (8/11/2018).

Selain itu, unsur kesengajaan pihak yang memasang bendera tersebut semakin kentara setelah foto Habib Rizieq tengah diperiksa polisi Saudi yang beredar luas di Indonesia.

"Kalau orang Arab buat apa," cetusnya.

Oleh sebab itu, Habib Rizieq juga telah meminta pemerintah Saudi untuk menelusuri dugaan adanya pihak yang sengaja menjerumuskannya lewat pemasangan bendera tersebut.

"Karena operasi intelijen asing di wilayah hukum Saudi merupakan pelanggaran hukum serius dan pelakunya bisa dihukum pancung," kata Juru Bicara FPI lainnya, Munarman lewat siaran persnya.

Habib Rizieq meminta Keamanan Saudi untuk menyelidiki pemasang bendera di dinding luar rumah beliau dan penyebar foto beliau saat berhadapan dengan aparat keamanan Saudi. Dia mengatakan pihak Saudi marah saat mendengar laporan dari Habib Rizieq. Habib Rizieq melaporkan bahwa ada yang membidiknya dengan kamera jarak jauh saat diperiksa aparat Saudi hingga fotonya viral di Indonesia.

Habib Rizieq sempat diperiksa singkat oleh kepolisian Mekah terkait aduan pemasangan bendera pada Senin (5/11). Sore harinya, sekitar pukul 16.00 waktu Arab Saudi, Habib Rizieq dijemput Kepolisian Mekkah dan Mabahis Ammah (intelijen umum/General Investigation Directorate GID) lalu dibawa ke kantor polisi.

Dubes RI untuk untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel mengatakan dalam proses penyelidikan, Habib Rizieq ditahan kepolisian Mekah. Selanjutnya, Habib Rizieq menjalani pemeriksaan di kantor Mabahis 'Aamah (intelijen umum) pada Selasa (6/11). Habib Rizieq yang didampingi staf KJRI kemudian dikeluarkan dari tahanan kepolisian Mekah dengan jaminan.

Komentar

Embed Widget
x