Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 16 Desember 2018 | 12:31 WIB

Rupiah Jatuh, Ini Penilaian DPR ke Menkeu

Oleh : Wahid Ma'ruf | Jumat, 12 Oktober 2018 | 06:23 WIB

Berita Terkait

Rupiah Jatuh, Ini Penilaian DPR ke Menkeu
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani akhirnya gagal meyakinkan publik tentang rupiah yang akan beranjak ke titik ekuilibrum baru. Karena rupiah terus bergerak melemah hingga mencapai Rp 15.252 per dolar Amerika Serikat (AS) di perdagangan pasar spot.

"Setelah gagal meyakinkan sentimen publik bahwa rupiah baik-baik saja, kini Sri Mulyani mulai memberanikan diri untuk mengakui bahwa pelemahan rupiah akan terus berlanjut. Sikap Sri Mulyani ini pertanda bahwa ia telah lempar handuk untuk mengatasi tingginya nilai dolar," kata Anggota Komisi XI DPR RI, Heri Gunawan seperti mengutip dpr.go.id

Namanya sebagai menteri terbaik di Asia pun jadi pertaruhan. Karena tak mampu menguatkan nilai tukar rupiah terhadap dolar. Dalam pandangan legislator Partai Gerindra ini, sikap Sri Mulyani itu mengindikasikan dua hal.

Pertama, ada perbedaan pendapat di pemerintah dalam merespon pelemahan rupiah. Kebijakan yang diambil sejauh ini terbukti tidak memiliki pengaruh signifikan dalam menahan depresiasi rupiah.

"Kedua, perubahan sikap Sri Mulyani ini juga akan diikuti oleh Bank Indonesia yang merasa intervensi pasar tidak cukup efektif menahan pelemahan nilai tukar dan mengandung risiko menguras cadangan devisa," jelas legislator dapil Jawa Barat itu.

Saat ini, cadangan devisa diprediksi akan terus turun ke level 115 miliar dolar AS sampai dengan akhir bulan Oktober. Ditambahkan Heri, pelemahan rupiah masih terus terjadi. Ia memprediksi rupiah bisa sampai Rp16.000 per dolar AS hingga akhir tahun ini jika tidak ada kebijakan yang drastis dari pemerintah.

Komentar

Embed Widget
x