Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 19 Oktober 2018 | 23:04 WIB

Dibunuh, Lalu Dijual Organ Tubuh Para Korban

Selasa, 9 Oktober 2018 | 14:19 WIB

Berita Terkait

Dibunuh, Lalu Dijual Organ Tubuh Para Korban
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Mexico City--Kepolisian Meksiko menyelidiki pasangan yang ditangkap karena mengangkut bagian-bagian tubuh manusia dengan kereta dorong dan diduga terkait dengan setidaknya 10 pembunuhan.

Pada pemeriksaan setelah penangkapan, pria itu dilaporkan mengaku membunuh 20 perempuan di pinggiran Kota Meksiko. Demikian BBC melaporkan, Selasa (9/10/2018).

Penyidik menemukan bagian-bagian tubuh di flat pasangan itu dan juga di properti lain di dekatnya. Anggota dan organ tubuh itu disimpan dalam ember yang dilapisi semen dan dimasukkan dalam lemari es.

Jaksa mengatakan pasangan itu menjual bagian-bagian tubuh itu, tetapi tidak jelas kepada siapa.

Femisida--pembunuhan terhadap perempuan--adalah hal yang umum di Meksiko dan sering dibiarkan begitu saja. Namun kasus ini begitu mengerikan, sehingga memicu kemarahan dan protes jalanan di Ecatepec, kawasan miskin di pinggiran di Meksiko, yang merupakan lokasi kejadian.

Para tetangga mengatakan pasangan itu kerap kali terlihat menggunakan kereta dorong, yang ternyata digunakan untuk memindahan bagian-bagian tubuh tersebut.

Pada September lalu, polisi berhasil mencegat dan menggeledah mereka setelah seorang wanita setempat menghilang. Nancy Huitron, 28 tahun, dilaporkan hilang bersama Valentina, bayinya yang berusia dua bulan.

Dalam persidangan, terdakwa yang bernama Juan Carlos, mengaku membunuh Nancy Huitron dan menyebut dua korban lainnya, Arlet Olgun yang berusia 23 tahun dan Evelyn Rojas yang berusia 29 tahun.

Para penyelidik mengatakan Juan Carlos juga mengaku melakukan pelecehan seksual terhadap beberapa korban sebelum membunuh mereka, selain juga menjual barang-barang dan berbagai organ tubuh mereka.

Ketiga korban, semuanya adalah ibu tunggal, menghilang dalam beberapa bulan terakhir.

Nancy Huitron dan bayinya menghilang pada 6 September setelah mengantar dua anak perempuan lainnya ke sekolah.

Ketika dua anak perempuan itu tidak juga dijemput dari sekolah, salah satu tetangga mulai curiga.

Polisi telah menemukan bayi Valentina yang, menurut mereka, dijual oleh pasangan itu. Dia kini diserahkan dalam pengasuhan nenek dari pihak ibu.

Para penyelidik mengatakan bahwa para perempuan itu mengenal Juan Carlos dan rekannya, Patricia, karena mereka membeli pakaian dan makanan dari pasangan itu.

Menurut penyelidik, Patricia menjebak mereka agar masuk ke dalam properti mereka, dengan iming-iming barang dagangan yang lebih bervariasi.

Polisi mengatakan, ketika ditangkap, Juan Carlos bertanya pada petugas apakah dia bisa mandi dan mengenakan jas sebelum diperlihatkan kepada media "karena saya bukan penjahat kotor."

Di sisi lain, antara Januari dan April tahun ini, terdapat 395 orang hilang di Meksiko dan 207 di antaranya perempuan.

Mereka sebagian besar hilang di daerah-daerah penuh kekerasan yang banyak dikuasai geng-geng kriminal, dan polisi takut untuk masuk. [bbc/lat]

Komentar

Embed Widget
x