Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 19 November 2018 | 15:53 WIB

Kasus Perkosaan dan Pembunuhan Penumpang

Taksi Online China Dibekukan

Senin, 27 Agustus 2018 | 11:30 WIB

Berita Terkait

Taksi Online China Dibekukan
Perusahaan transportasi Didi Chuxing - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Beijing--Perusahaan transportasi raksasa China, Didi Chuxing, membekukan layanan angkutan bersama (trip sharing) setelah polisi menyebutkan bahwa seorang pengemudi memperkosa dan membunuh seorang penumpang perempuan. Demikian laporan BBC, Senin (27/8/2018).

Sebuah pernyataan perusahaan mengatakan bahwa kejadian itu menunjukkan ada kekurangan dalam proses operasi mereka, sehingga mereka membekukan sistem angkutan mereka untuk pengkajian ulang.

Namun ini bukan yang pertama ternyata: peristiwa serupa terjadi pula beberapa bulan lalu.

Bulan Mei lalu, perusahaan itu membekukan dan mengubah Didi Hitch, yang mempertemukan pemilik mobil dan penumpang, menyusul tewasnya seorang pramugari berusia 21 tahun setelah menggunakan layanan di Zhengzhou.

Dalam insiden terbaru, polisi mengatakan perempuan berusia 20 tahun itu melakukan perjalanan dengan aplikasi itu hari Jumat (24/8/2018) di kota Wenzhou. Ia naik pukul 13.00 waktu setempat (11:00 WIB) dan satu jam kemudian ia mengirim pesan darurat meminta pertolongan kepada temannya sebelum kemudian kehilangan kontak.

Pada Sabtu (25/8/2018) pagi, petugas berwenang menahan pengemudi berusia 27 tahun bernama Zhong yang kemudian mengaku memperkosa dan membunuh penumpangnya, kata polisi.

Jasadnya telah ditemukan dan penyelidikan sedang berlangsung, kata pernyataan itu.

Didi Chuxing mengatakan Zhong tidak memiliki catatan kriminal sebelumnya, tetapi diakui pernah ada yang mengadukannya.

Seorang penumpang sebelumnya mengatakan sopir itu diduga telah membawa mereka ke tempat terpencil, serta membuntuti mereka setelah meninggalkan mobil.

"Kejadian ini menunjukkan masih banyak kekurangan dengan proses layanan pelanggan kami," kata pernyataan Didi.

Perusahaan itu juga memecat pimpinan dan wakil presiden Hitch.

Didi Chuxing adalah perusahaan angkutan terbesar di dunia di jenisnya ditilik dari jumlah perjalanan, dilaporkan mencatat lebih dari satu miliar perjalanan dalam tiga tahun terakhir.

Pada tahun 2016, aplikasi taksi AS Uber setuju untuk menjual bisnis mereka di China ke Didi setelah gagal memperoleh keuntungan. [bbc/lat]

Komentar

Embed Widget
x