Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 20 Agustus 2018 | 19:29 WIB

Garda Revolusi Islam Iran Tolak Tawaran Trump

Oleh : - | Rabu, 1 Agustus 2018 | 12:14 WIB
Garda Revolusi Islam Iran Tolak Tawaran Trump
Komandan Garda Revolusi Islam Iran Mohammad Ali Jafari - (Foto: tehrantimes)

INILAHCOM, Teheran--Komandan Garda Revolusi Islam Iran Mohammad Ali Jafari menolak tawaran Presiden AS Donald Trump untuk mengadakan pembicaraan langsung dengan para pemimpin Iran. Dia mengatakan Iran tidak akan pernah mengizinkan perundingan dengan apa yang disebutnya "Setan Besar."

Mohammad Ali Jafari membuat komentar itu dalam sebuah surat terbuka yang diterbitkan hari Selasa oleh kantor berita resmi Iran, Fars, seperti dikutip dari VOA, Rabu (1/8/2018).

Dalam surat itu, Jafari mengatakan, Iran tidak akan pernah mengizinkan perundingan dengan "Setan Besar", istilah yang digunakannya untuk menyebut AS, "karena agama Islam yang dianut rakyat Iran telah membuat negara itu sangat berbeda dari negara-negara lain yang lemah," katanya.

Jafari juga menyebut Trump sebagai "presiden amatir", yang menginginkan supaya pejabat Iran minta bertemu dengannya. Trump akan membawa permintaan itu, "sampai ke kuburnya nanti," tambah Jafari.

Jafari adalah pejabat Iran paling senior yang menanggapi secara langsung tawaran Trump untuk berunding dengan Presiden Iran Hassan Rouhani yang diumumkan kemarin. Trump mengatakan ia bersedia mengadakan pertemuan, tanpa prasyarat, dengan para pemimpin Iran untuk membicarakan program nuklir negara itu.

Seorang pejabat AS mengatakan Menlu AS Mike Pompeo tidak berencana untuk bertemu dengan Menlu Iran dalam konferensi internasional yang akan diadakan akhir pekan ini di Singapura.

Pompeo dan Menlu Iran Mohammad Javad Zarif akan menghadiri pertemuan 10 negara Asean di Singapura hari Sabtu. Pejabat AS itu mengatakan, Korea Utara juga akan mengirim wakilnya ke konperensi Asean itu, tapi tidak ada rencana keduanya akan bertemu.

Trump, menarik AS keluar dari perjanjian nuklir internasional dengan Iran untuk mengekang program senjata nuklirnya yang dicurigai. Perjanjian itu mencabut sanksi-sanksi ekonomi atas Iran dengan syarat negara itu harus mematuhi syarat-syarat perjanjian. Iran membantah berusaha membuat senjata nuklir. [voa/lat]

Komentar

Embed Widget

x