Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 14 Desember 2018 | 08:55 WIB

Serangan Pisau di Jerman, 10 Orang Terluka

Sabtu, 21 Juli 2018 | 19:04 WIB

Berita Terkait

Serangan Pisau di Jerman, 10 Orang Terluka
Polisi menutup akses ke TKP di kota Lbeck, Jerman setelah penyerangan pisau. - (Foto: DNA)

INILAHCOM, Lbeck--Seorang pria bersenjata pisau menyerang penumpang sebuah bus di kota Lbeck, di wilayah utara Jerman, sehingga melukai beberapa orang dan salah-seorang diantaranya luka serius, demikian BBC mengutip laporan polisi, Sabtu (21/7/2018).

Terduga pelaku, yang berumur 34 tahun, merupakan warga setempat. Saat ini dua sudah ditangkap dan ditahan.

Polisi mengatakan sejauh ini tidak ada indikasi bahwa terduga pelaku terkait ideologi radikal.

Dalam keterangan di akun Twitternya, polisi menyebut sedikitnya 10 orang terluka akibat serangan itu. Namun laporan media lokal menyebut ada 14 orang yang mengalami luka-luka.

Kawasan di sekitar halte bus di salah-satu sudut kota Lbeck, yaitu di Kcknitz, saat ini sudah ditutup untuk umum.

Polisi mengatakan mereka menemukan tas punggung di dalam bus yang berisi cairan bahan bakar minyak, tetapi tidak menemukan bahan peledak.

Jumlah pasti korban luka-luka masih belum jelas. Tapi tidak ada korban tewas. "Adapun latar belakang serangan ini masih belum jelas dan masih diselidiki," kata pernyataan polisi.

Pernyataan itu juga menyebutkan: Identitas pelaku telah diklarifikasi: seorang warga negara Jerman berumur 34 tahun yang tinggal di Lbeck.

"Saat ini tidak ada indikasi bahwa pria itu terkait gerakan politik politik dan tidak ada tanda-tanda berlatar terorisme," kata pernyataan tersebut.

Serangan terjadi sekitar pukul 13:47 waktu setempat.

Seorang saksi mata mengatakan kepada surat kabar Lbecker Nachrichten bahwa seorang penumpang baru saja memberikan kursinya untuk seorang perempuan yang lebih tua, ketika penyerang menikam dadanya.

Sopir bus kemudian menepi ke sisi jalan dan penumpang itu lantas melarikan diri. Keterangan polisi menyebutkan tersangka kemudian berhasil ditangkap oleh petugas di tempat kejadian.

Pada April lalu, seorang pria menabrakkan kendaraan roda empatnya ke kerumunan orang di luar gedung restoran di kota Mnster, Jerman, yang menewaskan dua orang sebelum yang bersangkutan menembak mati dirinya sendiri.

Polisi mengatakan tidak ada kaitan dengan terorisme dalam kasus itu.

Di kota Berlin pada Desember 2016, seorang warga Tunisia yang memiliki hubungan dengan kelompok militan Islam membajak sebuah truk dan menabrakkannya di kerumunan orang di pasar Natal, yang menewaskan 12 orang. [bbc/lat]

Komentar

Embed Widget
x