Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 20 Agustus 2018 | 19:27 WIB

Menteri Termuda Malaysia Ini Jadi Perbincangan

Oleh : Tatzuar amir | Selasa, 3 Juli 2018 | 18:26 WIB
Menteri Termuda Malaysia Ini Jadi Perbincangan
Syed Saddiq - (Foto: scmp)

INILAHCOM, Kuala Lumpur--Nama Syed Saddiq mendadak jadi perbincangan warganet sejak resmi menjadi bagian dari kabinet Mahatir Mochammad di usianya yang baru 25 tahun. Syed pun menjadi menteri termuda.

Sosok Syed Saddiq mendadak jadi pusat perhatian di kalangan warganet. Namanya, hingga saat berita ini ditulis, telah dicuitkan lebih dari 14 ribu kali di Twitter dan menjadi trending topic.

Hal tersebut dikarenakan pemuda kelahiran Pulai, Johor Bahru, Johor, Malaysia pada 6 Desember 1992 itu telah dilantik sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga Kabinet Mahatir Muhammad pada Senin (2/7/2018) kemarin. Dalam usia yang belum genap 26 tahun, Syed pun menjadi menteri termuda dalam sejarah pemerintahan Malaysia.

Warganet, terutama Twitter, kagum dengan pencapaian Syed. Mereka pun mencuitkan berbagai informasi yang semakin menegaskan prestasi mentereng yang telah dicapai Syed dalam usianya yang masih sangat belia itu. Keputusan Mahatir untuk mengangkat Syed yang menjadi bagian dari tim pemenangannya itu menjadi menteri juga mendapatkan pujian.

"Malaysia ini keren sekaliiii... Malaysia mengangkat SYED SADDIQ sebagai Minister of Youth and Sports di usia 26 tahun! HUWOOOOWWWW!!! Keren abis. Keputusan yg (menurutku) revolusioner gituuu. Anak muda untuk mengurusi anak muda. (Lha biasanya kan tua-tua ya yg ngurusin..)," cuit @tikabanget yang sudah dibagikan lebih dari 820 kali.

Lalu ada juga yang membandingkan prestasi Syed dengan polemik gerakan "menikah muda" yang marak akhir-akhir ini.

"Ada Syed Saddiq(25) di Malaysia, ada Alexandria Ocasio-Cortez (28) di US (NY), kalau di Indo tetep ga kan jauh2 dari 'Nikah muda banyak rejeki loh', tar fokus berkarir susah laku loh," cuit @Euniceapril.

Bernama lengkap Syed Saddiq bin Syed Abdul Rahman, pemuda ini merupakan sarjana hukum lulusan International Islamic University Malaysia. Dia lalu mendapatkan beasiswa Master di bidang kebijakan publik dari Universitas Oxford, Inggris dan juga Temple University, Amerika Serikat.

Syed juga merupakan dosen paruh waktu di universitas tempat dia menempuh studi di Malaysia, sembari mengikuti berbagai kegiatan lain di antaranya sebagai pelatih debat di 25 negara. Pada tahun 2016, Syed berkerja sebagai staf khusus paruh waktu bagi para menteri. Lalu pada tahun 2017 sampai sekarang, Syed menjabat sebagai staf riset ahli untuk Perdana Menteri Malaysia terpilih, Mahatir Muhammad.

Pada tahun 2016, Syed bergabung dengan Partai Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM) dan menjadi calon legislatif mewakili Kota Muar, Johor. PPBM sendiri merupakan bagian dari koalisi Pakatan Harapan yang memenangi pemilu lalu.

Lewat akun Instagramnya, Syed berharap bahwa terpilihnya dia sebagai menteri akan membuka kesempatan bagi para anak muda lainnya.

"Sukar ingin diungkap perasaan saya detik ini. Amanah yang digalas sangat besar. Rasa kerdil berbanding anggota-anggota kabinet lain yang lebih senior, namun pada masa yang bangga kerana berjaya memecah siling kaca perwakilan anak muda dalam barisan kepimpinan negara.Harapan saya mudah, semoga sejarah yang tercipta ini membuka pintu kepada anak-anak muda lain untuk turut serta dalam memacu hala tuju tanah air. Ikrar saya ialah untuk terus berada di sisi dan bekerja tanpa lelah untuk semua anak muda termasuklah golongan marjinal yang selalu tersisih. Mandat yang diberi hanya terlaksana dengan sempurna jika kedudukan anak muda diperkasa. Semua akan ada tempatnya, tanpa mengira agama, kaum, gender, keupayaan atau pegangan politik. Hari ini ialah kejayaan semua anak muda di luar sana, terbukti kita ada ruang di Malaysia Baharu ini. Selepas ini,#YouthPowerbukan lagi retorik, ia realiti," demikian disampaikan Syed. [mir]

Komentar

Embed Widget

x