Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 19 September 2018 | 07:51 WIB

Dua Perempuan Joget di Pagar Masjid Kota Kinabalu

Selasa, 26 Juni 2018 | 13:35 WIB

Berita Terkait

Dua Perempuan Joget di Pagar Masjid Kota Kinabalu
Aksi dua perempuan yang berjoget di pagar Masjid Bandaraya Kota Kinabalu - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Kinabalu--Pengurus masjid atau takmir Masjid Bandaraya Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia, melarang turis asing mengunjungi masjid setelah muncul video yang menunjukkan dua perempuan menari-nari di pagar masjid tersebut.

Dalam video, kedua perempuan yang mengenakan celana pendek dan baju tanpa lengan itu berjoget di atas pagar Masjid Bandaraya Kota Kinabalu, demikian laporan yang dikutip dari BBC, Selasa (26/6/2018).

Pihak berwenang kini berusaha mengindentifikasi kedua perempuan yang digambarkan sebagai orang asing dengan penampakan Asia timur.

Rekaman video yang diunggah ke Facebook telah ditonton sekitar 270.000 kali sejauh ini.

Seorang pejabat dari Kementerian Pariwisata Sabah menuduh kedua perempuan itu menunjukkan sikap "kurang hormat kepada umat Muslim kami dan juga keramahtamahan yang ditawarkan" kepada para pelancong asing.

Ketua takmir masjid mengatakan pada hari Minggu (24/6/2018) angkutan umum tidak boleh membawa wisatawan ke lingkungan masjid.

Ditambahkannya pihak pengurus masjid akan mengadakan pembicaraan dengan agen-agen pariwisata untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Turis asing yang mengunjungi masjid-masjid di Malaysia disarankan untuk mengenakan pakaian tertutup.

Bukan kali ini saja wisatawan asing dituduh berlaku tidak senonoh di Negara Bagian Sabah, Malaysia.

Misalnya pada tahun 2015, sekelompok turis asing berfoto telanjang di Gunung Kinabalu. Wakil Menteri Besar Negara Bagian Sabah, Tan Sri Joseph Pairin Kitingan, menuding mereka sebagai penyebab terjadinya gempa bumi berkekuatan 6,0 skala richter di Sabah, yang mengakibatkan 16 warga meninggal dunia.

Empat wisatawan, termasuk seorang warga negara Inggris, diganjar hukuman penjara dan denda sebelum dideportasi. [bbc/lat]

Komentar

Embed Widget
x