Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 23 Juni 2018 | 09:19 WIB
 

Ini Agenda KTT Trump-Kim

Oleh : - | Selasa, 12 Juni 2018 | 05:17 WIB
Ini Agenda KTT Trump-Kim
Kim Jong-un mengunjungi beberapa lokasi wisata di Singapura - (Foto: NewDaily)

INILAHCOM, Singapura--Pertemuan bersejarah antara Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara digelar hari Selasa (12/6/2018) ini di sebuah hotel di Pulau Sentosa, Singapura.

Apa agenda yang akan dibahas dalam pertemuan terebut? Menurut Gedung Putih, demikian BBC, Selasa (12/6/2018), seperti inilah rencana KTT tersebut:

  • Trump dan Kim pertama kali bertemu (09:00 waktu setempat; 10:00 WIB)
  • Pertemuan empat mata
  • Pertemuan diperluas dengan kehadiran wakil-wakil lain
  • Makan siang kerja

Trump akan meninggalkan Singapura pada malam yang sama untuk kembali ke AS.

Sangat di luar dari kebiasaan, media pemerintah Korea Utara sudah melaporkan kunjungan Kim ke Singapura untuk bertemu Trump. Biasanya mereka hanya akan melaporkan kegiatan pemimpin negara setelah kejadian.

Sebuah tajuk pada media Rodong Sinmun juga menyebut suatu "hubungan baru" dengan AS.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan presidennya sangat siap menghadapi KTT.

Dia mengatakan AS hanya akan puas jika terjadi denuklirisasi di Semenanjung Korea secara menyeluruh, dapat diuji dan tidak bisa diubah lagi - verifikasi adalah bagian penting dari kesepakatan.

AS siap memberikan kepastian kepada Korea Utara agar negara itu dapat merasa "nyaman, bahwa denuklirisasi bukanlah sesuatu yang akan berakhir negatif bagi mereka".

Kedua pemimpin memiliki hubungan pasang surut yang luar biasa dalam 18 bulan terakhir.

Tahun pertama Trump menjadi presiden ditandai dengan hubungan buruk antara dirinya dengan Kim - setelah Korea Utara melakukan sejumlah uji coba peluru kendali balistik meskipun ditentang dunia.

Presiden AS berhasil memperketat sanksi PBB terhadap Korut dan mendapat dukungan Cina.

Dia juga bersumpah akan melancarkan "api dan kemarahan" jika Pyongyang terus mengancam AS. Kim menyebutnya sebagai seseorang yang "gila mental" dan "orang tua yang pikun".

Korea Utara terus melawan dengan melakukan uji coba nuklir keenam pada bulan September 2017. Tidak lama kemudian, Kim menyatakan negaranya telah meraih misi sebagai sebuah negara nuklir, karena peluru kendalinya dapat mencapai AS.

Tetapi pada permulaan tahun 2018, terjadi perubahan besar.

Dimulai dengan langkah diplomatik Korea Utara terhadap Korea Selatan terkait dengan Olimpiade Musim Dingin. Dan pada bulan Maret, Trump mengejutkan dunia karena menerima undangan Kim untuk bertemu langsung. [bbc/lat]

Tags

Komentar

 
x