Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 23 Juni 2018 | 09:35 WIB
 

Tutup Utang Negara, Rakyat Malaysia Patungan

Oleh : - | Jumat, 1 Juni 2018 | 15:04 WIB
Tutup Utang Negara, Rakyat Malaysia Patungan
Najib Razak - (Foto: Bloomberg)

INILAHCOM, Kuala Lumpur --Warga Malaysia berhasil mengumpulkan dana sebesar US$2 juta untuk menutupi utang luar negeri Malaysia akibat skandal keuangan oleh mantan Perdana Menteri Najib Razak.

The Wall Street Journal mengabarkan Kamis (31/5), Menteri Keuangan Lim Guan Eng mengucapkan terima kasihnya kepada para penyumbang dana lewat sebuah laman yang disediakan Pemerintah Kuala Lumpur.

"Warga Malaysia menggunakan semangat patriotisme ke jenjang lebih tinggi, dan bersedia menyumbangkan uangnya untuk membantu membangun kembali negaranya," kata Lim Guan Eng.

Menteri Keuangan Malaysia itu juga memberi penghargaan tinggi kepada Shazarina Bakti, mahasiswi fakultas hukum Malaysia yang membuka dompet sumbangan di laman GoGetFunding sehingga berhasil mengumpulkan dana US$3.500.

Pemerintah Malaysia kemudian membuka akun bank secara resmi, Rabu (30/5) untuk menerima sumbangan lebih besar dan memberikan penjelasan secara transparan setiap sumbangan yang diterima.

Sumbangan pun semakin mengalir, dan para penyumbang juga mengunggah tanda terima sumbangan dana lewat Twitter, Facebook dan jejaring sosial lain. "Saya sudah nyumbang nih," kata Dina Aziz, yang mengunggah tanda terimanya di media sosial.

Namun, ada pula yang mempertanyakan apakah upaya ini mampu berlangsung lama.

"Ini hanya membuat masyarakat merasa senang saja," kata Arifin Aiman yang tengah menunggu waktu berbuka puasa. "Sumbangan kita tidak cukup menutup utang kita yang jumlahnya sangat besar," tambahnya.

Menurut pejabat tinggi AS, dana yang diselundupkan keluar oleh Najib Razak mencapai US$4,5 miliar dari dana investasi 1MDB, sejak 2009 hingga 2015. Belum lagi dana US$682 juta yang masuk ke akun pribadi Najib Razak di luar negeri. Sehari setelah dilantik jadi Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohammad meninjau kembali rencana pembangunan jalur kereta api Singapura-Kuala Lumpur.

Pemimpin Malaysia berusia 92 tahun itu juga memangkas gaji para menteri kabinetnya sebesar 10%. Mahathir juga memperingatkan akan memangkas sejumlah proyek yang menyebabkan Malaysia terbelit utang sebanyak US$250 miliar, termasuk utang luar negeri US$51 miliar dan utang 1MDB sebesar US$8 miliar. [lat]

Komentar

 
x