Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 23 Juni 2018 | 09:36 WIB
 

Mahathir Hentikan Proyek KA Singapura-Malaysia

Oleh : Didi Prambadi | Rabu, 30 Mei 2018 | 10:40 WIB
Mahathir Hentikan Proyek KA Singapura-Malaysia
Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Kuala Lumpur--Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad membatalkan kerjasama pembangunan jaringan rel kereta api High Speed Rail, karena dinilai terlalu mahal.

CNN mengabarkan Selasa (29/5), pembangunan bernilai total US$17 miliar itu, "Tidak ada manfaatnya dan menghabiskan banyak dana," kata Mahathir sehari sebelumnya.

Pemimpin Malaysia berusia 92 tahun itu menyatakan bahwa keputusan itu sudah final dan butuh waktu untuk membatalkannya karena Malaysia telah menandatangani kesepakatan dengan Singapura.

Meski demikian pembatalan itu tidak dibicarakan dalam sidang kabinet yang digelar Selasa. "Sejauh yang saya tahu, kami tidak membicarakan hal tersebut. Pasti saya akan bawa ke sidang kabinet esok hari," kata Anthony Loke, Menteri Transportasi Malaysia.

Proyek pembangunan jaringan kereta api ini telah diteken oleh mantan PM Malaysia Najib Razak awal tahun ini. Menurut perusahaan riset Gavekal, proyek yang diprakarsai Cina bernilai total US$34 miliar itu merupakan proyek kerjasama pembangunan yang pernah disepakati Singapura dan Malaysia.

Namun sejumlah ahli khawatir, proyek pembangunan Belt and Road menyebabkan negara-negara sedang berkembang terkubur utang. Sehingga menempatkan Cina ke posisi lebih kuat untuk mempengaruhi keputusan strategi Cina mengendalikan infrastruktur di negara-negara kecil.

Alex Holmes, seorang ahli riset ekonomi Capital Economics menunjukkan contoh proyek Cina pembangunan di dermaga Sri Lanka mangkrak, sehingga akhirnya para kreditor Cina mengambil alih proyek tersebut.

Adapun proyek jalur kereta api Malaysia-Singapura itu, "Besar kemungkinan akan mengalami perubahan dalam kontrak yang telah disepakati, seperti yang diusulkan PM Mahathir," tutur Gavekal Udith Sikand, salah satu pengamat ekonomi Malaysia. [lat]

Komentar

 
x