Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 21 Juni 2018 | 15:04 WIB
 

Dibantah, Duterte Bersikap Lunak Terhadap Cina

Oleh : - | Selasa, 29 Mei 2018 | 06:57 WIB
Dibantah, Duterte Bersikap Lunak Terhadap Cina
Menteri Luar Negeri Filipina, Alan Peter Cayetano - (Foto: globalnation)

INILAHCOM, Manila--Menteri Luar Negeri Filipina mengatakan hari Senin (28/5) bahwa Cina telah diberitahu mengenai "garis merah," atau tindakan yang dianggap Manila tidak dapat diterima di Laut Cina Selatan, termasuk kegiatan pembangunan di pulau yang disengketakan dan pengeboran minyak dan gas di perairan yang sudah lama disengketakan.

Menlu Alan Peter Cayetano menjelaskan apa yang telah dilakukan pemerintahan Presiden Rodrigo Duterte untuk membela kedaulatan negara itu di daerah yang disengketakan, sementara Duterte banyak mendapat kecaman karena dinilai terlalu lunak terhadap Cina.

Para pengkritik dan kelompok-kelompok sayap kiri telah mengecam Duterte karena tidak dengan terbuka mengeluarkan peringatan atas tindakan Cina belakangan ini, termasuk pemasangan sistem pertahanan misil yang dilaporkan di pulau-pulau yang baru dibangun.

Duterte juga dikecam karena tidak segera menuntut pematuhan Cina pada keputusan arbitrase tahun 2016 yang menyatakan bahwa klaim perluasan Beijing di Laut Cina Selatan tidak sah, serta mendukung hak kedaulatan Filipina mengusahakan sumberdaya alam di perairan yang luas di lepas pantai barat Filipina itu.

Setelah Duterte mengangkatnya sebagai menteri luar negeri tahun lalu, Cayetano mengatakan Filipina dan Cina telah membicarakan masalah-masalah wilayah yang sulit, ini mencakup tindakan yang dianggap masing-masing tidak dapat diterima.

Bagi Filipina, ini mencakup setiap pembangunan Cina di Scarborough Shoal yang disengketakan atau usaha Cina untuk memindahkan satu kapal tua angkatan laut Filipina yang digunakan marinir Filipina sebagai satu detasemen di satu lagi pulau yang disengketakan, Second Thomas Shoal. [voa/lat]

Komentar

 
Embed Widget

x